Berita Aceh Utara
16 Malam Tanpa Listrik, Warga Baktiya Barat dan Langkahan Bertahan dalam Gelap Pascabanjir
Sudah 16 malam berturut-turut warga di Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, hidup dalam kegelapan pascabanjir besar yang melanda kawasan tersebut
Ringkasan Berita:
- Warga Baktiya Barat, Langkahan, dan Sawang sudah 16 malam tanpa listrik pascabanjir, menyebabkan aktivitas malam lumpuh.
- Warga terpaksa memakai lampu tradisional dan lilin, serta harus ke Lhoksukon untuk mengisi daya ponsel akibat pemadaman panjang.
- Pemulihan listrik belum jelas, bahkan jaringan seluler ikut terganggu dan sebagian wilayah diperkirakan normal akhir Desember 2025.
PROHABA.CO, ACEH UTARA - Sudah 16 malam berturut-turut warga di Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, hidup dalam kegelapan pascabanjir besar yang melanda kawasan tersebut pada akhir November 2025.
Pemadaman listrik yang dimulai sejak Selasa malam, 26 November 2025, belum kunjung pulih hingga pertengahan Desember, membuat kehidupan masyarakat benar-benar lumpuh pada malam hari.
Ridwan, warga Baktiya Barat, menggambarkan kondisi memprihatinkan yang mereka hadapi.
Tanpa penerangan dari PLN, warga terpaksa mengandalkan lampu tradisional dan lilin setiap malam.
Sementara untuk kebutuhan komunikasi, mereka harus menempuh perjalanan ke Lhoksukon hanya untuk mengisi daya ponsel.
“Malam hari kami pakai lampu tradisional dan lilin.
Siangnya ke Lhoksukon untuk ngecas HP,” ujarnya dikutip Serambinews.com, Kamis (11/12/2025).
Beberapa laporan telah disampaikan ke petugas terkait, namun hingga kini aliran listrik belum juga menyala.
“Kami sudah melapor ke petugas, tapi belum hidup lampu,” tambahnya.
Dampak pemadaman tidak hanya dirasakan dalam ranah domestik, tetapi juga menghentikan aktivitas keagamaan dan sosial.
Kegiatan pengajian malam di balai pengajian terpaksa dihentikan karena tidak ada penerangan.
Selain itu, aktivitas sehari-hari yang membutuhkan aliran listrik turut terhambat, termasuk usaha kecil, layanan komunikasi, serta pekerjaan rumah tangga lumpuh total tanpa aliran listrik.
Baca juga: Presiden Prabowo Cairkan Dana Tanggap Darurat Rp4 M per kabupaten/Kota di Aceh
Baca juga: Belum Dapat Bantuan, Korban Bencana Aceh Tamiang Terpaksa Saring dan Minum Air Banjir
Situasi serupa terjadi di Kecamatan Langkahan, yang juga dilanda banjir parah.
Warga di sana mengaku belum melihat tanda-tanda pemulihan.
Berita Aceh Utara
listrik padam
Mati Lampu
PLN
Pascabanjir
banjir aceh utara
Baktiya Barat
langkahan
Aceh Utara
Prohaba.co
Prohaba
| Bupati Aceh Utara Salurkan DTH untuk 1.620 KK Penyintas Banjir Senilai Rp2,9 Miliar |
|
|---|
| Polisi Tangkap Perempuan Muda Pemasok Sabu di Aceh Utara, Dua Pria Ikut Diamankan |
|
|---|
| Ratusan Warga Aceh Utara Ubah Status Pekerjaan, Tujuannya Agar Tetap Dapat Jaminan Kesehatan |
|
|---|
| Janda Muda dan Rekannya Divonis Penjara Kasus Sabu di Aceh Utara, Tiga Pria Masih DPO |
|
|---|
| Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Arakundo, Diduga Korban Kecelakaan Saat Memancing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Warga-di-Kecamatan-Baktiya-Barat-Kabupaten-Aceh-Utara-menggunakan-lilin-saat-lampu-padam.jpg)