Rabu, 22 April 2026

Berita Bireuen

Pengerjaan Jembatan Teupin Mane Dikebut, Akses ke Dataran Tinggi Gayo Segera Dibuka

Pekerjaan penyambungan jembatan bailey dengan jembatan rangka baja Teupin Mane di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, terus dikebut oleh petugas

Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
JEMBATAN BAILEY - Pekerjaan penyambungan jembatan bailey dengan jembatan rangka baja Teupin Mane di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, terus dikebut oleh petugas gabungan, pada Jumat (12/12/2025). Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh bersama Satuan Kerja PJN dan PPK 3.6 Provinsi Aceh menargetkan jembatan darurat tersebut bisa tersambung. 

Ringkasan Berita:
  • Penyambungan jembatan bailey dengan jembatan rangka baja Teupin Mane di Bireuen ditargetkan selesai pada 12 Desember 2025, agar bisa dilintasi kendaraan pada 14 Desember 2025.
  • Pekerjaan dilakukan secara gotong royong antara TNI Zeni Tempur, BPJN Aceh, Satker PJN, dan PPK 3.6, dibantu alat berat excavator.
  • Dengan tersambungnya jembatan, akses ke Dataran Tinggi Gayo terbuka kembali, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik ke Bener Meriah dan Aceh Tengah.

 

PROHABA.CO, BIREUEN -  Pembangunan pengerjaan jembatan yang terkena banjir bandang di Aceh terus dikebut.

Pekerjaan penyambungan jembatan bailey dengan jembatan rangka baja Teupin Mane di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, terus dikebut oleh petugas gabungan.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh bersama Satuan Kerja PJN dan PPK 3.6 Provinsi Aceh menargetkan jembatan darurat tersebut bisa tersambung pada Jumat (12/12/2025) malam.

Dengan demikian, jembatan diperkirakan sudah dapat dilintasi kendaraan bermotor pada Minggu (14/12/2025).

Pantauan di lokasi menunjukkan semangat tinggi dari semua pihak yang terlibat.

Personel TNI dari Satuan Zeni Tempur (Zipur) bekerja bahu-membahu dengan tim BPJN Aceh, Satker PJN, dan PPK 3.6 untuk menghubungkan jembatan bailey dengan lantai jembatan rangka baja yang sebelumnya putus akibat diterjang banjir dan opritnya rusak parah.

Dua unit alat berat jenis excavator dikerahkan untuk memperlancar proses pemasangan.

Excavator digunakan untuk meletakkan pemberat pada segmen belakang jembatan, sementara petugas lain memasang roda penggerak di bawah leger jembatan agar rangkaian bailey bisa didorong menuju lantai dasar jembatan.

Menurut Febi Lesmana dari BPJN Aceh, pekerjaan dilakukan sejak pagi hingga dini hari, bahkan sampai pukul 02.00 WIB.

Baca juga: Presiden Prabowo Akan Ganti Semua Rumah Hanyut Akibat Banjir di Sumatera

Baca juga: Jembatan Krueng Meureudu Pidie Jaya Bisa Dilintasi Kembali 

Hingga Jumat siang, sekitar setengah dari jembatan bailey sepanjang 52 meter sudah berhasil didorong ke arah jembatan rangka baja, masuk sekitar 30 meter ke abutmen dan tengah jembatan.

“Target hari ini jembatan bisa tersambung.

Tadi malam sebenarnya sudah hampir tembus, tetapi karena hujan deras dan kondisi petugas kelelahan, pekerjaan dihentikan demi keselamatan,” ujarnya.

Saat ini, sekitar 15 meter lagi yang harus didorong agar jembatan bailey benar-benar menyatu dengan jembatan rangka baja Teupin Mane.

Setelah tersambung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan lantai jembatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved