Senin, 25 Mei 2026

Haba PT MPG Nagan Raya

PT Meulaboh Power Generation Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025

MPG secara berkelanjutan memperkuat sistem keselamatan kerja dengan berpegang pada prinsip “cakupan menyeluruh, tanpa celah

Tayang:
Editor: Misran Asri
FOR PROHABA
SUASANA DI RUANG KERJA - Suasana kerja di ruang Central Control Room (CCR) PLTU 3-4 Nagan Raya, tempat karyawan Operation PT Meulaboh Power Generation memantau dan mengendalikan produksi listrik secara real time. 

MPG secara berkelanjutan memperkuat sistem keselamatan kerja dengan berpegang pada prinsip “cakupan menyeluruh, tanpa celah, dan berorientasi pada efektivitas

PROHABA.CO, SUKA MAKMUE - Pada tahun 2025, PT Meulaboh Power Generation (MPG) mengikuti secara konsisten strategi kerja “1468” yang ditetapkan oleh China Datang Overseas Investment Co., Ltd. (CDTO). 

Perusahaan memfokuskan upaya pada pembangunan perusahaan percontohan (benchmark enterprise), penguatan fondasi operasional, peningkatan kualitas manajemen, pencegahan risiko, serta peningkatan efisiensi. 

Dengan mengedepankan langkah antisipatif dan penyelesaian masalah sejak dini, MPG berhasil melaksanakan seluruh tugas dengan hasil yang signifikan.

MPG secara berkelanjutan memperkuat sistem keselamatan kerja dengan berpegang pada prinsip “cakupan menyeluruh, tanpa celah, dan berorientasi pada efektivitas.” 

Perusahaan melaksanakan inspeksi dan perbaikan potensi bahaya secara komprehensif, serta membangun mekanisme closed-loop untuk seluruh proses penanganan temuan. 

Setiap potensi bahaya yang teridentifikasi dicatat dalam daftar khusus dan ditindaklanjuti hingga tuntas, guna memastikan deteksi dini, penanganan cepat, dan penghapusan risiko secara efektif.

Penanganan khusus juga difokuskan pada area-area strategis. 

Baca juga: PT MPG Gelar Peringati Bulan K3 Nasional 2026, Ini Pesan Penting Harus Diterapkan

Baca juga: Warehouse PT MPG Terapkan Sistem Digital untuk Dukung Operasional PLTU 3-4 Nagan Raya

Mengingat lokasi pembangkit berada di wilayah pesisir, MPG membentuk tim khusus pencegahan korosi struktur baja untuk mengatasi permasalahan korosi yang telah berlangsung lama. 

Rapat mingguan digelar secara rutin untuk membahas serta menyelesaikan persoalan keselamatan dan teknis selama proses pencegahan korosi, sehingga seluruh pekerjaan dapat berjalan tertib dan menjamin keamanan serta stabilitas struktur pembangkit.

Sepanjang tahun 2025, MPG melaksanakan 22 kali inspeksi keselamatan, menemukan 358 temuan, dengan tingkat penyelesaian perbaikan mencapai 95,25 persen. 

Hingga 31 Desember 2025, perusahaan berhasil mencatat 921 hari operasi tanpa kecelakaan kerja. 

Selain itu, pada 17 Maret 2025, MPG memperoleh izin integrasi Sistem CEMS ke dalam platform Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (SISPEK), menandai terintegrasinya data emisi perusahaan ke dalam sistem pengawasan pemerintah secara real time dan transparan.

Dalam upaya meningkatkan kualitas manajemen, MPG menjadikan integrasi bisnis dan keuangan sebagai salah satu pilar utama. 

Baca juga: Perkuat Keselamatan Kerja di PLTU 3-4, PT MPG Gelar Pelatihan APAR

Baca juga: Jadi Titik Krusia, PT MPG Berhasil Operasikan Kembali Unit 4 PLTU 3-4 Pascabencana Hidrometeorologi

Setelah implementasi Financial Management Information System (FMIS), berbagai proses bisnis utama seperti penggantian biaya karyawan, penyelesaian transaksi perusahaan, akuntansi bahan bakar, serta pengelolaan kontrak derivatif telah sepenuhnya dilakukan secara daring.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved