Kamis, 28 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Terpental ke Atas Pohon, Pengendara Sepmor Meninggal usai Tendang Pengendara Lain di Batoh

Kecelakaan tragis terjadi di Banda Aceh pada Minggu malam (18/1/2026), ketika aksi kejar-kejaran dua pengendara sepeda motor berujung maut di Jalan

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
OLAH TKP KECELAKAAN - Petugas Satlantas Polresta Banda Aceh saat olah TKP kecelakaan di Jalan Prof Mr Mohd Hasan, Gampong Batoh, Kecamatan Lueng Bata, Minggu (18/1/2026) malam. Dalam insiden tersebut satu orang meninggal dan dua lainnya mengalami luka-luka. (Serambinews.com/HO) 

Ringkasan Berita:
  • Aksi kejar-kejaran dua sepeda motor di Banda Aceh menewaskan satu pengendara dan melukai dua lainnya.
  • Pengendara Honda Vario diduga menendang motor Scoopy hingga terjatuh, lalu menabrak trotoar dan sepeda motor yang terparkir.
  • Polresta Banda Aceh mengingatkan masyarakat untuk disiplin berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan.

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH -  Kecelakaan tragis terjadi di Banda Aceh pada Minggu malam (18/1/2026), ketika aksi kejar-kejaran dua pengendara sepeda motor berujung maut di Jalan Prof Mr Mohd Hasan, Gampong Batoh, Kecamatan Lueng Bata. 

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasi Humas, Iptu Erfan Gustiar, menyampaikan bahwa seorang pengendara berinisial RW (27), warga Gampong Lamcot, meninggal dunia setelah kehilangan kendali dan menabrak trotoar.

Sementara itu, dua pengendara lainnya mengalami luka ringan.

“Satu orang meninggal di Rumah Sakit Pertamedika Banda Aceh, dua orang luka ringan,” jelasnya.

Kronologi

Menurut keterangan polisi, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

Dua sepeda motor, yakni Honda Vario tanpa nomor polisi dan Honda Scoopy BL 6546 AAT, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Simpang AMD menuju Simpang Surabaya.

Saat berpapasan, pengendara Vario diduga menendang motor Scoopy hingga keduanya terjatuh.

Akibatnya, pengemudi Honda Vario hilang kendali sehingga menabrak trotoar sisi jalan dan terpental ke atas pohon, dan bahkan mengenai sepeda motor Scoopy lain (BL 5107 LBR) yang sedang terparkir di lokasi kejadian.

Baca juga: Kecelakaan di Panteraja Pidie jaya, Pengendara Sepmor Meninggal Terseret 37 Meter

Baca juga: Kasus Korupsi Madiun, Wali Kota Maidi dan 8 Orang Diperiksa Intensif di Gedung KPK

Pengendara Scoopy berinisial MH (24), seorang mahasiswa asal Asahan, Sumatera Utara, mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di rumah sakit, usai sempat kejar-kejaran dengan pengendara Vario yang sudah meninggal dunia.

Motor Scoopy milik warga bernama IB (45) warga Gampong Lamsiteh Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar, yang terparkir di tempat kejadian juga mengalami kerusakan akibat benturan.

Personel Satlantas Polresta Banda Aceh segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.

Situasi lalu lintas sempat terganggu karena kecelakaan tersebut, namun berhasil dikendalikan setelah petugas tiba di lokasi.

Kasi Humas Polresta Banda Aceh, Iptu Erfan, mengingatkan masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas.

Ia menekankan pentingnya kepedulian bersama, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta sikap saling menghargai di jalan raya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved