Berita Banda Aceh
Tak Biasa, Pasutri di Banda Aceh Minta Satpol PP-WH Hukum Berat Anak yang Terjaring Razia
Sepasang orang tua datang bukan untuk membela anak mereka yang terjaring razia, melainkan justru meminta agar petugas memberikan sanksi tegas.
Ringkasan Berita:
- Orang tua minta hukuman: Sepasang suami istri di Banda Aceh justru meminta Satpol PP-WH memberi sanksi berat kepada putrinya yang terjaring razia, agar jera dan tidak mengulangi kebiasaan keluyuran hingga dini hari.
- Proses pemeriksaan Satpol PP-WH: Kasatpol PP-WH Muhammad Rizal menegaskan bahwa seluruh remaja yang diamankan masih dalam tahap pendataan dan pemeriksaan, keputusan sanksi akan ditentukan setelah proses selesai.
PROHABA.CO, BANDA ACEH - Berita mengenai razia Satpol PP-WH Kota Banda Aceh pada Senin (25/5/2026) pagi menghadirkan sebuah pemandangan yang jarang terjadi.
Sepasang orang tua datang bukan untuk membela anak mereka yang terjaring razia, melainkan justru meminta agar petugas memberikan sanksi tegas.
Sang anak perempuan sebelumnya diamankan karena kedapatan masih berkeliaran di sebuah kafe hingga dini hari.
Biasanya, orang tua yang anaknya terjaring razia akan berusaha mencari keringanan atau membela dengan berbagai alasan.
Namun kali ini berbeda. Pasangan suami istri tersebut meluapkan kekecewaan mereka langsung di hadapan petugas.
Sang ayah menegaskan bahwa nasihat demi nasihat sudah sering diberikan, tetapi tidak pernah diindahkan.
Karena itu, mereka berharap hukuman berat bisa membuat sang anak jera dan tidak mengulangi kebiasaan buruknya.
“Kasih hukuman yang berat, Pak. Biar dia jera,” ucap sang ayah dengan nada tegas.
Kasatpol PP-WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal SSTP MSi, menjelaskan bahwa seluruh remaja yang terjaring masih dalam tahap pendataan dan pemeriksaan oleh penyidik.
Baca juga: Satpol PP-WH Banda Aceh Gelar Patroli Sikat, Pasangan Nonmuhrim Ditertibkan di Lamnyong
Baca juga: Wanita Tewas di Hotel Makassar, Kekasih Cekoki Obat Nyeri dengan Motif Cemburu Buta
Keputusan mengenai sanksi akan ditentukan setelah proses pemeriksaan selesai.
Ia juga meminta orang tua untuk bersabar menunggu hasil resmi yang nantinya akan disampaikan langsung kepada keluarga masing-masing.
Fenomena ini menjadi sorotan karena menunjukkan adanya dukungan dari pihak keluarga terhadap penegakan aturan.
Dalam konteks penegakan syariat Islam di Banda Aceh, sikap orang tua tersebut bisa dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan anak.
Mereka lebih memilih langkah tegas daripada terus-menerus memberi toleransi yang tidak membuahkan hasil.
Razia Satpol PP
satpol pp dan wh banda aceh
keluyuran tengah malam
tengah malam
Pasutri
Satpol PP
Anak Perempuan
Banda Aceh
sanksi tegas
Prohaba.co
Prohaba
| BPJS Kesehatan Aktifkan Kembali 428 Ribu Peserta JKA di Aceh |
|
|---|
| BBPOM Banda Aceh Temukan Kopi Sachet Mengandung BKO Saat Sidak Warung Kopi |
|
|---|
| Sesama Mahasiswa Bentrok, Gedung FP USK Terbakar, Rektor: Jaga Kampus Tetap Kondusif |
|
|---|
| Kejari Banda Aceh Eksekusi Cambuk 9 Pelanggar Qanun Jinayat, 4 Terpidana Zina Dicambuk 100 Kali |
|
|---|
| Penyelundupan 527 Gram Emas Batangan di Bandara SIM Digagalkan, Nilainya Capai Rp1,45 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Foto-ilustrasi-razia-satpol-pp-08.jpg)