Berita Aceh Timur
Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Pengelola Beroperasi Tanpa SLHS
Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Desa Bandar Baro dan Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur, memunculkan fakta
Ringkasan Berita:
- Puluhan siswa di Desa Bandar Baro dan Blang Nisam, Aceh Timur, mengalami keracunan setelah menyantap paket Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Dapur penyalur MBG di Blang Nisam beroperasi tanpa Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), melanggar standar kesehatan wajib.
- Pemerintah daerah dan masyarakat menuntut evaluasi dan langkah tegas agar insiden serupa tidak terulang.
PROHABA.CO, ACEH TIMUR – Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Desa Bandar Baro dan Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur, memunculkan fakta mengejutkan.
Dapur penyalur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut ternyata belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Penelusuran wartawan Serambinews.com, Maulidi Alfata, Senin (26/1/2026), mengungkap bahwa ketentuan standar sterilisasi dapur ini tampaknya diabaikan, padahal keselamatan konsumsi siswa menjadi taruhannya.
Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, siswa di Kecamatan Indra Makmu harus dirawat di puskesmas setelah menyantap paket MBG pada Jumat (23/1/2026), mengalami muntah, dehidrasi, dan sakit kepala.
Hingga insiden keracunan ini terjadi di pengujung Januari 2026, dapur di Blang Nisam tersebut masih saja beroperasi tanpa sertifikasi resmi.
Operasional dapur yang tidak mematuhi standar kesehatan kini menjadi sorotan tajam masyarakat Aceh Timur.
Insiden di dua desa dalam kawasan Indra Makmu itu menjadi alarm keras bagi penyelenggara program MBG.
Tanpa SLHS, pengawasan terhadap kualitas bahan baku hingga proses penyajian tidak memiliki jaminan hukum dan medis yang kuat.
Kini, masyarakat menunggu langkah tegas dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mengevaluasi seluruh dapur penyalur atau penyelenggara program MBG agar kejadian serupa tidak terulang.
Baca juga: Wabup Pidie Jaya Diduga Pukul Kepala SPPG-MBG Gegara Temukan Nasi Dingin
Baca juga: 38 Jenazah Korban Longsor Cisarua Ditemukan, 20 Telah Teridentifikasi, Pencarian Masih Berlanjut
Belum berizin
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Aceh Timur, Abdullah, mengakui bahwa dapur di Blang Nisam belum memiliki legalitas standar kesehatan.
“SLHS mereka belum punya.
Sejauh ini, mereka baru melakukan konsultasi dengan pihak dinas terkait proses pengurusannya,” ujar Abdullah saat dikonfirmasi.
Padahal, SLHS merupakan syarat mutlak bagi setiap unit penyedia pangan untuk menjamin bahwa proses pengolahan makanan dilakukan secara higienis, steril, dan aman dari kontaminasi bakteri maupun zat berbahaya.
Kondisi ini mencerminkan pengabaian terhadap instruksi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
siswa keracunan
Keracunan MBG
Dapur MBG
Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)
MBG di Aceh Timur
Blang Nisam
Indra Makmu
Aceh Timur
Prohaba.co
Prohaba
| Heboh Surat Mutasi ASN Palsu di Aceh Timur, BKPSDM Pastikan Hoaks |
|
|---|
| Difalitasi Dinas Koperasi dan UKM Aceh, 100 UMKM Aceh Timur Ikut Sertifikasi Halal |
|
|---|
| Polsek Idi Rayeuk Tangkap Pria 35 Tahun, Barang Bukti 12 Paket Sabu Diamankan |
|
|---|
| Diduga Serobot Lahan, PT CGU Didemo Warga di Aceh Timur, Tuntut Ganti Rugi |
|
|---|
| Emak-Emak Aceh Timur Gelar Aksi Tuntut Kejelasan Bantuan Korban Banjir di Pendopo Bupati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Puluhan-Siswa-dan-Balita-dari-Desa-Bandar-Baro-dan-Blang-Nisam-dilarikan-ke-Puskesmas.jpg)