Senin, 8 Juni 2026

Berita Pidie Jaya

1.275 KK Masih Mengungsi, Lokasi Huntara di Pidie Jaya Dinyatakan Final

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA, mengatakan pemerintah daerah bersama Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Aceh telah memfinal

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR
LUMPUR BANJIR - Seorang anak bermain di depan rumah yang terkubur dengan lumpur banjir bandang, di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, Selasa (16/12/2025). 1.275 KK Masih Mengungsi, Lokasi Huntara di Pidie Jaya Dinyatakan Final (SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR) 

Ringkasan Berita:
  • 1.275 KK di Pidie Jaya masih mengungsi hampir dua bulan pascabencana karena rumah belum layak huni.
  • Pemkab Pidie Jaya dan Satgas PRR Aceh telah memfinalkan lokasi huntara, dengan target dapat ditempati sebelum Ramadhan.
  • Sebanyak 951 unit huntara sudah dibangun, sementara 324 unit lainnya segera direalisasikan untuk mempercepat pemulihan warga.

 

PROHABA.CO, PIDIE JAYA - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) bersama Satgas PRR Aceh memastikan penetapan lokasi pembangunan hunian sementara (Huntara) telah dinyatakan final.

Hampir dua bulan pascabencana, sebanyak 1.275 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Pidie Jaya masih bertahan di pengungsian. 

Kondisi ini disebabkan rumah warga yang terdampak bencana hingga kini masih tertimbun lumpur dan belum layak untuk dihuni.

Para pengungsi berharap dapat segera menempati hunian sementara (huntara) sebagaimana yang telah dijanjikan pemerintah.

Bahkan, pembangunan huntara tersebut ditargetkan sudah dapat ditempati sebelum bulan suci Ramadhan.

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA, mengatakan pemerintah daerah bersama Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Aceh telah memfinalkan sejumlah lokasi pembangunan huntara.

“Saat ini Pemkab Pidie Jaya bersama Satgas PRR Aceh sudah memfinalkan lokasi pembangunan huntara,” ujar Sibral Malasyi dikutip Serambinews.com, Minggu (8/2/2026).

Baca juga: Bertahan di Tenda Oranye, Syamsiah Menanti Huntap Menjelang Puasa

Bupati yang akrab disapa Nyak Syi itu menjelaskan, huntara diperuntukkan bagi warga terdampak bencana yang hingga kini masih kekurangan tempat tinggal.

Kesepakatan tersebut diambil dalam rapat resmi yang dipimpin Kepala Posko Wilayah Satgas Nasional PRR Aceh, Safrizal ZA, serta dihadiri Wakil Bupati Hasan Basri, Forkopimda, tenaga ahli BNPB, dan sejumlah SKPK di ruang rapat Wakil Bupati Pidie Jaya.

Berdasarkan data terbaru, kebutuhan huntara di Kabupaten Pidie Jaya mencapai 1.275 unit.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 951 unit telah selesai dibangun, sehingga masih terdapat kekurangan 324 unit.

“Kekurangan ini akan segera kita realisasikan pembangunannya,” tegas Sibral.

Adapun lokasi huntara yang telah difinalkan, antara lain 125 unit di samping Gedung Perpustakaan Kabupaten Pidie Jaya, 125 unit di samping lahan BNN kompleks perkantoran Pidie Jaya, 74 unit di Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, serta 16 unit lainnya yang masih dalam tahap pencarian lahan terdekat.

Baca juga: Kapolda Aceh Resmikan Lahan Huntap Polri untuk Korban Banjir Tamiang, Libatkan Tenaga Kerja Lokal

“Pembangunan huntara juga dimungkinkan di atas tanah milik pribadi, dengan catatan legalitas lahan jelas dan disertai perjanjian tertulis,” jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved