Senin, 8 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Bot Pengangkut Ratusan Tabung LPG dari Sabang Tenggelam di Perairan Babah Kuala Banda Aceh

Sebuah bot pengangkut tabung LPG kosong yang berlayar dari Sabang menuju Banda Aceh dilaporkan tenggelam di kawasan perairan Babah Kuala, Gampong Jawa

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
LPG - Sejumlah tabung LPG yang berhasil ditemukan pasca tenggelamnya bot pengangkut tabung gas dari Sabang ke Banda Aceh dikumpulkan dan diamankan di kawasan Babah Kuala, Banda Aceh, Sabtu (6/6/2026) malam.  

Ringkasan Berita:
  • Bot pengangkut ratusan tabung LPG dari Sabang menuju Banda Aceh tenggelam di perairan Babah Kuala, Kuta Raja, akibat diduga dihantam gelombang tinggi.
  • Seluruh awak kapal, termasuk tekong dan ABK, dilaporkan selamat setelah berhasil menyelamatkan diri sebelum kapal tenggelam.
  • Ratusan tabung LPG berhamburan ke laut dan sebagian berhasil diamankan, sementara distribusi ke Sabang diperkirakan terganggu hingga satu minggu.

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Sebuah bot pengangkut tabung LPG kosong yang berlayar dari Sabang menuju Banda Aceh dilaporkan tenggelam di kawasan perairan Babah Kuala, Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 20.45 WIB.

Kapal tersebut diketahui membawa ratusan tabung LPG kosong sebelum akhirnya mengalami musibah saat hendak memasuki alur pelayaran Babah Kuala.

Peristiwa itu diduga terjadi akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi yang menghantam kapal secara berulang.

Pemilik PT Gas Aneuk Meugah, Munazar Ismail yang akrab disapa Toke Cicik, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan tekong kapal, bot sempat dihantam gelombang besar lebih dari lima kali dari sisi kiri kapal.

“Setiap gelombang menghantam kapal, air langsung masuk ke dalam bot.

Awalnya masih bisa diatasi, tetapi volume air yang masuk semakin banyak hingga kapal tidak mampu bertahan,” ujar Munazar, dikutip Serambinews.com, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, awak kapal sempat berupaya menyelamatkan bot dengan mengoperasikan dua unit pompa pembuangan air serta satu mesin alkon tambahan.

Namun upaya tersebut tidak mampu mengimbangi derasnya air yang masuk ke badan kapal akibat kondisi laut yang memburuk.

Baca juga: Boat Ketek Terbalik di Bireuen, Satu Penumpang Hilang Diseret Arus Sungai

“Sudah digunakan dua pompa pembuangan air dan satu mesin alkon tambahan, tetapi tidak mampu menahan masuknya air karena hantaman gelombang cukup besar,” ujarnya.

Meski kapal akhirnya tenggelam, seluruh awak kapal dilaporkan berhasil selamat.

Tekong, masinis, dan anak buah kapal (ABK) sempat menyelamatkan diri sebelum kapal benar-benar terendam.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, ratusan tabung LPG yang menjadi muatan kapal ikut berhamburan ke laut.

Sebagian tabung dilaporkan terbawa arus dan terseret hingga ke pesisir sekitar lokasi kejadian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved