Jumat, 5 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Dana TKD Rp824 Miliar Segera Disalurkan, Fokus Penanganan Bencana dan Infrastruktur

Pemerintah Aceh memastikan segera menyalurkan dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp824 miliar yang telah dikirim oleh Pemerintah Pusat.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Istimewa
PIMPIN RAPAT - Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, didampingi Sekretaris Daerah Aceh M Nasir, memimpin rapat terkait penanganan inflasi, peringatan Malam Nuzulul Qur’an dan Festival Ramadhan 1447 H, di ruang potensi daerah Setda Aceh, Rabu (4/3/2026).Dana TKD Rp824 Miliar Segera Disalurkan, Fokus Penanganan Bencana dan Infrastruktur 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Aceh segera menyalurkan dana TKD Rp824 miliar dari Pemerintah Pusat untuk penanganan bencana dan perbaikan infrastruktur di sejumlah daerah terdampak.
  • Dana diprioritaskan untuk pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Tengah, termasuk perbaikan jalan dan jembatan rusak.
  • Pembangunan hunian sementara (huntara) sudah lebih dari 60 persen dan ditargetkan selesai 100 persen sebelum Lebaran.

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh memastikan segera menyalurkan dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp824 miliar yang telah dikirim oleh Pemerintah Pusat.

Anggaran tersebut akan difokuskan untuk penanganan bencana serta perbaikan infrastruktur di sejumlah wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor.

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, dalam rapat koordinasi penanganan inflasi, peringatan Malam Nuzulul Qur’an, serta persiapan Festival Ramadhan 1447 Hijriah yang berlangsung di Ruang Potensi Daerah Setda Aceh, Rabu (4/3/2026).

Menurut M. Nasir, dana TKD tersebut akan segera disalurkan untuk mendukung proses pemulihan di sejumlah daerah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam.

Beberapa wilayah yang menjadi prioritas penanganan antara lain Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie, Pidie Jaya, serta Aceh Tengah.

“Rp824 miliar dana TKD akan segera disalurkan.

Sebagian besar dialokasikan untuk penanganan bencana, khususnya untuk pemulihan awal di sejumlah daerah terdampak,” kata M. Nasir.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, dana tersebut juga akan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, terutama jalan dan jembatan yang terdampak banjir dan tanah longsor pada akhir November 2025 lalu.

Selain perbaikan infrastruktur, Pemerintah Aceh juga terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Hingga saat ini, progres pembangunan huntara telah melampaui setengah dari target yang ditetapkan.

“Saat ini pembangunan huntara sudah mencapai lebih dari 60 persen.

Kami optimistis target penyelesaian 100 persen sebelum Lebaran dapat tercapai,” ujarnya.

Baca juga: Menkeu Purbaya, Tambahan TKD Rp10,65 Triliun Disetujui untuk Pemulihan Bencana di Aceh dan Sumatera

Pemulihan bencana

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dalam rapat yang sama menginstruksikan Sekda Aceh untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait berbagai skema bantuan yang disiapkan pemerintah.

Sosialisasi tersebut mencakup informasi mengenai hunian sementara, hunian tetap, serta berbagai skema pendanaan pemulihan pascabencana lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved