Rabu, 13 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Gubernur Resmi Luncurkan Aceh Corpu, Reformasi Kompetensi ASN Dimulai

Pemerintah Aceh resmi meluncurkan sebuah langkah strategis sebagai sistem pembelajaran terintegrasi untuk pengembangan kompetensi aparatur sipil

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Foto: Humas DPRA.
MUALEM - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem saat menyampaikan sambutan dalam rapat paripurna DPRA terkait persetujuan KUA-PPAS 2026, Jumat (14/11/2025). Gubernur Resmi Luncurkan Aceh Corpu, Reformasi Kompetensi ASN Dimulai 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Aceh membentuk Aceh Corporate University (Aceh Corpu) untuk meningkatkan kompetensi ASN.
  • Program ini mengusung sistem pembelajaran terintegrasi guna mendukung birokrasi berkelas dunia.
  • Aceh Corpu diharapkan mendorong kinerja ASN agar lebih profesional, adaptif, dan berdampak pada pembangunan daerah.

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH -  Pemerintah Aceh resmi meluncurkan sebuah langkah strategis sebagai sistem pembelajaran terintegrasi untuk pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) melalui pembentukan Aceh Corporate University (Aceh Corpu). 

Kebijakan ini ditetapkan langsung oleh Muzakir Manaf melalui Keputusan Gubernur Aceh Nomor 800.1.4/212/2026, sebagai bagian dari upaya mewujudkan birokrasi berkelas dunia (world class bureaucracy) di Provinsi Aceh.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Marthunis, ST, DEA, menyampaikan bahwa pembentukan Aceh Corpu merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas ASN secara berkelanjutan.

Menurutnya, sistem ini dirancang agar ASN di Aceh memiliki kompetensi yang relevan, profesional, serta berintegritas dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Ini adalah langkah besar Pemerintah Aceh untuk memastikan ASN memiliki kompetensi yang relevan, profesional, dan berintegritas,” ujar Marthunis, Kamis (26/3/2026).

Baca juga: Gubernur Aceh Mualem Lantik 25 Pejabat Eselon II, Tegaskan Evaluasi Kinerja Setiap Bulan

Mantan kepala Dinas Pendidikan Aceh itu menjelaskan, Aceh Corpu bertujuan menciptakan ASN yang berkinerja tinggi guna mencapai target pembangunan sebagaimana tertuang dalam Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh 2025–2029.

Menurutnya, pendekatan yang digunakan berbeda dari sistem pelatihan konvensional.

Aceh Corpu mengintegrasikan pembelajaran formal, pembelajaran sosial, seperti ‘coaching’ dan ‘mentoring’, serta pembelajaran berbasis pengalaman seperti magang dan kerja tim“Melalui pendekatan ini, setiap SKPA menjadi pusat pembelajaran, sehingga pengembangan kompetensi tidak lagi parsial, tetapi terintegrasi dan berdampak langsung pada kinerja organisasi,” katanya.

Dalam implementasinya, Aceh Corpu mengacu pada Pedoman Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 306 Tahun 2024.

Dari sisi kelembagaan, Gubernur Aceh bertindak sebagai Ketua Dewan Pengarah Pembelajaran, dengan dukungan Wali Nanggroe sebagai penasihat, serta unsur pimpinan daerah lainnya sebagai anggota.

Baca juga: Italia Tumbangkan Irlandia Utara 2-0, Gli Azzurri Melaju ke Final Play-off Piala Dunia 2026

Secara operasional, Kepala BPSDM Aceh ditunjuk sebagai Koordinator Pembelajaran (Chief Learning Offi cer) yang bertugas mengoordinasikan penyelenggaraan pengembangan kompetensi ASN di seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Sementara itu, para Asisten Sekretaris Daerah berperan sebagai Koordinator Kelompok Keahlian (Chief Group Skill) dalam tiga bidang utama.

Marthunis menambahkan, struktur ini dirancang untuk menghilangkan sekat kerja antarinstansi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Kita ingin mendorong budaya kerja kolaboratif melalui pendekatan Whole of Government, sehingga isu-isu strategis seperti kemiskinan, stunting, digitalisasi, dan investasi dapat ditangani secara terpadu,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved