Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Heboh Kemunculan Buaya di Krueng Leupung Aceh Besar, Warga Diminta Waspada

Kemunculan seekor buaya di aliran Krueng Leupung, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, dalam beberapa hari terakhir sempat menghebohkan warga

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Serambinews.com/HO/Foto: Tangkapan Layar
PENAMPAKAN BUAYA - Seekor buaya berjemur di pinggiran sungai di kawasan Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Kamis (21/5/2026). Kemunculan seekor buaya di aliran Krueng Leupung, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, dalam beberapa hari terakhir sempat menghebohkan warga setempat.(Foto: Tangkapan Layar) 

Ringkasan Berita:
  • Kemunculan seekor buaya di aliran Krueng Leupung sempat membuat warga resah, terutama di kawasan muara sungai.
  • Imum Mukim Leupung menyebut buaya tersebut bukan penghuni tetap dan hanya muncul sementara sebelum kembali ke laut.
  • BPBD Aceh Besar bersama pihak terkait menyiapkan langkah penanganan, sementara warga diimbau tetap waspada tanpa panik.

 

PROHABA.CO, ACEH BESAR - Kemunculan seekor buaya di aliran Krueng Leupung, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, dalam beberapa hari terakhir sempat menghebohkan warga setempat.

Warga mengaku resah dengan penampakan hewan predator tersebut yang terlihat di sekitar kawasan muara sungai.

Namun demikian, Imum Mukim Leupung, Ilyas Ramli CR, menegaskan bahwa buaya yang muncul di kawasan tersebut bukanlah penghuni tetap sungai di wilayah Leupung.

Menurutnya, kemunculan buaya di Krueng Leupung sudah beberapa kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir, tetapi hanya bersifat sementara.

Ilyas menjelaskan, lokasi penampakan buaya berada di sekitar muara yang berdekatan dengan Pantai Penyu serta kawasan Muara Lampuuk Raya Pulot.

Ia menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan berada di kawasan wisata Sarah maupun Pantai Lhoknga sebagaimana sempat beredar di media sosial.

“Buaya yang terlihat itu biasanya hanya satu ekor atau paling banyak dua ekor.

Sebelumnya tersebar di medsos buaya itu di Sungai Sara.

Bukan di sana, tapi di Krueng Leupung,” ujarnya dikutip Serambinews.com, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Tragedi Sungai Peunaron, Petani di Aceh Timur Hilang Diterkam Buaya Saat Pulang dari Ladang

Menurut Ilyas, keberadaan buaya di sungai tersebut sebenarnya bukan hal baru.

Sejak lama warga setempat sesekali melihat atau mendengar adanya buaya yang masuk ke aliran sungai.

Namun, hewan tersebut umumnya hanya bertahan singkat, sekitar satu hingga dua hari, sebelum kembali ke laut.

Ia menduga buaya tersebut masuk ke aliran sungai melalui muara yang berjarak sekitar setengah kilometer dari lokasi penampakan.

Setelah beberapa waktu berada di sungai, buaya tersebut kembali keluar karena tidak merasa nyaman dengan kondisi lingkungan di dalam aliran sungai.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved