Berita Aceh Utara
Setelah 58 Huntara Rusak, Angin Kencang Kembali Hantam Langkahan, Pendataan Terkendala Listrik Padam
sejumlah bangunan Huntara di kawasan Dusun Leubok Meuku, Gampong Buket Linteung, juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terpaan angin
Ringkasan Berita:
- Angin kencang kembali melanda Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, menyebabkan kerusakan Huntara penyintas banjir terus bertambah.
- Pendataan kerusakan terkendala listrik padam dan kondisi jalan yang masih rusak pascabanjir besar November 2025.
- Pemerintah memastikan rehabilitasi seluruh Huntara yang rusak mulai dilakukan pada 5 Juni 2026 dengan target selesai dalam tujuh hari.
PROHABA.CO, ACEH UTARA – Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang yang kembali melanda Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis (4/6/2026), menyebabkan kerusakan hunian sementara (Huntara) yang ditempati para penyintas banjir terus bertambah.
Kondisi tersebut semakin memperberat beban warga yang hingga kini masih bertahan di Huntara sambil menunggu pembangunan hunian tetap (Huntap) pascabanjir besar yang melanda wilayah itu pada November 2025 lalu.
Selain menimbulkan kerusakan tambahan pada sejumlah Huntara, cuaca buruk juga menyebabkan aliran listrik di beberapa kawasan terdampak bencana mengalami pemadaman.
Akibatnya, proses pendataan kerusakan yang dilakukan petugas di lapangan berjalan lebih lambat dan menghadapi berbagai kendala teknis.
Camat Langkahan, T Reza Ichwan, dikutip Serambinews.com, Kamis (4/6/2026), mengatakan hingga sore pihaknya masih terus melakukan pendataan terhadap dampak terbaru yang ditimbulkan oleh angin kencang.
Menurutnya, jumlah Huntara yang mengalami kerusakan dipastikan bertambah dibandingkan data sebelumnya yang telah dihimpun pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara.
“Pendataan masih terus dilakukan.
Angin kencang kembali terjadi dan menyebabkan kerusakan tambahan pada sejumlah Huntara.
Selain itu, listrik juga padam sehingga menyulitkan petugas di lapangan dalam melakukan pendataan,” ujar Reza Ichwan.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, kerusakan tambahan dilaporkan terjadi pada satu unit Huntara program insitu di Gampong Geudumbak.
Selain itu, sejumlah bangunan Huntara di kawasan Dusun Leubok Meuku, Gampong Buket Linteung, juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terpaan angin yang cukup kuat.
Menurut Reza, upaya pendataan tidak hanya terkendala oleh padamnya listrik, tetapi juga kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini belum sepenuhnya pulih sejak diterjang banjir besar beberapa bulan lalu.
Sejumlah ruas jalan yang rusak akibat banjir masih belum diperbaiki, sehingga menyulitkan akses petugas menuju lokasi-lokasi terdampak.
Ketika hujan turun, kondisi jalan menjadi semakin licin dan sulit dilalui kendaraan.
Aceh Utara
huntara rusak
huntara
Hunian Sementara
Angin Kencang
Hujan Lebat
listrik padam
langkahan
Prohaba.co
Prohaba
| Angin Kencang Rusak 58 Huntara Korban Banjir di Aceh Utara, Warga Kembali Kehilangan Tempat Tinggal |
|
|---|
| Sumur Bor Semburkan Gas dan Api di Aceh Utara, Puluhan Warga Masih Mengungsi |
|
|---|
| Pengeboran Sumur di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik |
|
|---|
| Tiga Perempuan Terlibat Jaringan Sabu di Aceh Utara, Polisi Ungkap dalam Sebulan |
|
|---|
| Menteri PU Resmikan Kembali Bendung Krueng Pase di Aceh Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Huntara-di-Kecamatan-Langkahan-Aceh-Utara-rusak-diterpa-angin-kencang.jpg)