Selasa, 19 Mei 2026

Tragedi di Boyolali, Remaja 19 Tahun Tega Rudapaksa Dua Adiknya, Satu Hamil

Kasus kekerasan seksual kembali mencuat di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Seorang remaja berinisial KS (19) dilaporkan tega merudapaksa dua

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
pixabay
RUDAPAKSA ADIK KANDUNG - Foto Ilustrasi rudapaksa. Kasus kekerasan seksual kembali mencuat di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Remaja berinisial KS (19) dilaporkan tega merudapaksa dua adik kandungnya sendiri yang masih di bawah umur, masing-masing berusia X (15) dan Y (13). salah satunya hamil. 

Ringkasan Berita:
  • Remaja berinisial KS (19) di Boyolali dilaporkan merudapaksa dua adik kandungnya, X (15) dan Y (13), hingga salah satu korban hamil.
  • Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui DP2KBP3A memberikan pendampingan psikologis, pendidikan, dan sosial agar korban dapat pulih dan melanjutkan masa depan.
  • Polres Boyolali masih menunggu hasil visum dan melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa saksi keluarga serta lingkungan sekitar.

 

PROHABA.CO, BOYOLALI -  Kasus kekerasan seksual kembali mencuat di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Seorang remaja berinisial KS (19) dilaporkan tega merudapaksa dua adik kandungnya sendiri, masing-masing berusia X (15) dan Y (13).

Peristiwa memilukan ini terjadi di Kecamatan Selo, saat rumah dalam keadaan sepi karena kedua orang tua mereka sedang bekerja di ladang.

Ironisnya, akibat perbuatan bejat tersebut, korban X dikabarkan hamil.

Kronologi Peristiwa

Menurut informasi warga setempat, aksi persetubuhan sedarah ini sudah berlangsung sejak sekitar lima bulan lalu.

KS memanfaatkan kondisi rumah yang kosong untuk melancarkan aksinya terhadap kedua adiknya.

Kasus ini kemudian terungkap setelah keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Laporan resmi masuk ke Polres Boyolali pada 9 Desember 2025, dan sejak saat itu aparat kepolisian mulai melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra, membenarkan adanya laporan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah awal berupa visum terhadap para korban.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil visum dan melanjutkan proses pemeriksaan saksi-saksi dari keluarga maupun lingkungan sekitar.

Indrawan menegaskan bahwa ada indikasi kuat hubungan sedarah dalam perkara ini, meski motif dan kronologi lengkap masih terus digali.

Baca juga: Kakak Diduga Perkosa Dua Adik Kandung di Boyolali, Salah Satunya Hamil

Kondisi Korban

Meski mengalami peristiwa traumatis, kedua korban kini mulai menunjukkan perkembangan positif berkat pendampingan intensif dari DP2KBP3A Kabupaten Boyolali.

Kepala DP2KBP3A, Ratri S Survivalina, menjelaskan bahwa kondisi psikologis Y (13) relatif stabil.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved