Kabar Artis
Tanpa Kembang Api, Prilly Latuconsina dan Omara Esteghlal Sambut Tahun Baru di Zojoji Temple Jepang
Artis Prilly Latuconsina bersama Omara Esteghlal menghabiskan malam pergantian Tahun Baru 2026 di Jepang dan merasakan suasana yang berbeda.
Ringkasan Berita:
- Prilly Latuconsina dan Omara Esteghlal memilih Jepang sebagai destinasi liburan akhir tahun.
- Mereka mengikuti tradisi menuliskan harapan di kayu tipis dan menyaksikan lonceng dibunyikan 108 kali (Joya no Kane).
- Prilly menekankan bahwa pergantian tahun tidak harus meriah, melainkan kesiapan batin untuk memulai lembaran baru.
PROHABA.CO - Artis Prilly Latuconsina bersama Omara Esteghlal menghabiskan malam pergantian Tahun Baru 2026 di Jepang dan merasakan suasana yang berbeda.
Bersama sang kekasih, aktor Omara Esteghlal, Prilly memilih Jepang sebagai destinasi liburan akhir tahun 2025.
Alih-alih pesta meriah dengan kembang api, pasangan ini justru menikmati suasana penuh makna di Zojoji Temple, sebuah kuil Buddha yang menjadi salah satu pusat perayaan tradisi tahun baru di Negeri Sakura.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Prilly membagikan pengalaman unik tersebut.
Ia menuturkan bahwa tidak ada pesta kembang api saat detik pergantian tahun, melainkan doa dan tradisi yang sarat makna.
Bersama Omara, Prilly mengikuti kebiasaan warga setempat dengan menuliskan harapan di lembaran kayu tipis, lalu menggantungnya di papan khusus.
“Di sana, orang-orang berdoa.
Mengambil keberuntungan dan menuliskan harapan,” tulis Prilly dalam keterangan unggahannya.
Selain itu, Prilly dan Omara juga menikmati makanan kaki lima yang dijual di sekitar kuil.
Sang aktris mengaku merasakan kehangatan dalam kesederhanaan perayaan tersebut.
Tidak ada hiruk pikuk, tetapi suasana tetap terasa istimewa.
Baca juga: Selebgram Shella Saukia Dilarikan ke RS Singapura Akibat Keracunan Makanan
Baca juga: Penanganan Bencana Banjir dan Longsor di Aceh Dinilai Lamban, Pusat Minim Sense of Crisis
Momen yang paling berkesan bagi Prilly adalah ketika ia menyaksikan tradisi Joya no Kane, yaitu pembunyian lonceng sebanyak 108 kali.
Tradisi ini melambangkan pelepasan 108 nafsu duniawi, sehingga masyarakat menyambut tahun baru dengan jiwa yang lebih bersih.
“Lalu terdengar bunyi lonceng.
| Desy Ratnasari Ungkap Alasan Betah di Dunia Politik, Bisa Bermanfaat untuk Masyarakat |
|
|---|
| Nikita Willy Jelaskan Gaya Parentingnya Sering Dijadikan Meme |
|
|---|
| Diana Pungky Tak Punya Media Sosial, Jadinya Tidak Stres |
|
|---|
| Erin Mantan Istri Andre Taulany Terseret Dugaan Penganiayaan ART, Terancam 2,5 Tahun Penjara |
|
|---|
| Ammar Zoni Kembali ke Nusakambangan Usai Divonis 7 Tahun, Ini Syarat Bisa Dipindah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Prilly-Latuconsina-dan-Omara-Esteghlal-06.jpg)