Isra Miraj
Peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, 10 Hikmah dan Pelajaran Pentingnya
Peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu momen paling istimewa dalam sejarah Islam.
Ringkasan Berita:
- Perintah Shalat Lima Waktu – Rasulullah SAW menerima langsung kewajiban shalat dari Allah SWT sebagai tiang agama.
- Kebesaran Allah SWT – Nabi diperlihatkan surga, neraka, dan keajaiban gaib sebagai tanda kekuasaan Allah.
- Keteguhan Dakwah – Isra Miraj menjadi penguat hati Rasulullah SAW untuk tetap tegar menyampaikan kebenaran meski ditolak.
PROHABA.CO - Peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu momen paling istimewa dalam sejarah Islam.
Isra Miraj merupakan peristiwa luar biasa yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW.
Kejadian istimewa yang berlangsung hanya dalam satu malam ini sarat akan makna dan pelajaran berharga.
Salah satu momen penting dalam Isra’ Mi’raj adalah ketika Rasulullah menerima langsung perintah shalat lima waktu dari Allah SWT.
Dalam perjalanan lintas dimensi yang penuh keajaiban tersebut, Nabi Muhammad SAW juga diperlihatkan berbagai hal gaib.
Di antaranya, beliau bertemu dengan para nabi terdahulu dan bahkan memimpin mereka dalam shalat sebagai imam.
Peristiwa bersejarah ini diabadikan dalam firman Allah SWT:
سُبۡحَٰنَ ٱلَّذِيٓ أَسۡرَىٰ بِعَبۡدِهِۦ لَيۡلٗا مِّنَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ إِلَى ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡأَقۡصَا ٱلَّذِي بَٰرَكۡنَا حَوۡلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنۡ ءَايَٰتِنَآۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ
Artinya: “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Isra [17]: 1)
Peristiwa ini terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-12 kenabian, dan pada tahun 2026 peringatannya jatuh pada Jumat, 16 Januari.
Isra Miraj bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan sebuah peristiwa monumental yang mengandung banyak hikmah, pelajaran, serta penegasan akan keagungan Allah SWT dan kedudukan Nabi Muhammad SAW sebagai utusan terakhir.
Isra Miraj terjadi dalam satu malam. Rasulullah SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem (Isra), kemudian naik ke langit hingga Sidratul Muntaha (Miraj).
Di sana beliau bertemu dengan para nabi terdahulu, menyaksikan surga dan neraka, serta menerima perintah salat lima waktu langsung dari Allah SWT.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa Islam adalah agama yang sempurna, dan salat adalah tiang utama dalam kehidupan seorang Muslim.
Baca juga: 5 Amalan Isra Miraj, dari Puasa, Istighfar hingga Bacaan Doa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Isra-Miraj-2024.jpg)