Kamis, 16 April 2026

Berita Kriminal

Pemuda di Makale Tana Toraja Bacok Ibu Kandung, Dipicu Dendam

Seorang pemuda berinisial IA (18) tega menyerang ibu kandungnya, AT (36), menggunakan sebilah parang. Aksi ini diduga dipicu oleh dendam dan emosi

Editor: Muliadi Gani
Tribun Toraja/Anastasya Saidong Ridwan
ANAK BACOK IBU - Polisi mengamankan IA di rumahnya, Rukun Tetangga (RT) Bulen, Kelurahan Kamali Pentalluan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 11.40 Wita, usai membacok ibu kandungnya. aksi tersebut dipicu dendam dan emosi 

Ringkasan Berita:
  • Pemuda berinisial IA (18) menyerang ibu kandungnya, AT (36), dengan parang setelah emosinya tersulut karena tidak menemukan makanan di dapur.
  • Motif diduga berawal dari dendam terhadap ayahnya yang sebelumnya menganiaya pelaku, sehingga memicu konflik internal keluarga.
  • Korban mengalami luka serius namun segera mendapat perawatan medis, sementara pelaku telah diamankan polisi beserta barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

PROHABA.CO, MAKALE - Peristiwa memilukan terjadi di Rukun Tetangga Bulen, Kelurahan Kamali Pentalluan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 11.40 Wita.

Seorang pemuda berinisial IA (18) tega menyerang ibu kandungnya, AT (36), menggunakan sebilah parang.

Aksi ini diduga dipicu oleh dendam dan emosi yang tak terkendali.

Menurut keterangan polisi, sehari sebelum kejadian, IA mengaku telah dianiaya oleh ayahnya.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Tana Toraja, Aipda Marson Marilalan, bersama tim langsung mengamankan terduga pelaku tak lama setelah kejadian.

Rasa sakit hati itu kemudian berkembang menjadi dendam.

Pada Senin siang, ketika IA tidak menemukan makanan di dapur, emosinya tersulut.

Dalam kondisi marah, ia mengambil parang sepanjang 45 sentimeter dan menyerang ibunya secara berulang kali.

Baca juga: Remaja 17 Tahun di Belitung Nekat Coba Bunuh Ibu Kandung, Polisi Ungkap Motif Dendam

Baca juga: Satpol PP Banda Aceh Intensifkan Penertiban Petasan dan Mercon Selama Ramadhan

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, Iptu Syafaruddin, menjelaskan bahwa korban mengalami luka robek di tangan, kaki, serta bagian tubuh lain, disertai luka lecet dan gigitan di lengan dan punggung kanan.

Beruntung, korban segera mendapat penanganan medis.

Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa parang dan telepon genggam.

Saat ini, IA ditahan di Mapolres Tana Toraja untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk mendalami kondisi psikologisnya.

Kasus ini diduga kuat berakar dari konflik internal keluarga yang berujung pada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Polisi masih mendalami kondisi psikologis pelaku serta latar belakang pertikaian yang terjadi sebelum insiden pembacokan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved