Selasa, 5 Mei 2026

Ramadhan 2026

Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-23 Ramadhan: Ganjaran Kota di Surga

Pada Ramadhan 1447 H yang tengah berlangsung, shalat tarawih menjadi salah satu amalan utama yang dianjurkan untuk memperkuat keimanan

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBI/M ANSHAR
SHALAT TARAWIH - Umat muslim melaksanakan shalat tarawih berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh (20/3/2023). Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-23 Ramadhan: Ganjaran Kota di Surga 

Ringkasan Berita:
  • Shalat Tarawih Ramadhan: Ibadah sunnah muakkad yang memiliki keutamaan besar, terutama di sepuluh malam terakhir Ramadhan.
  • Malam ke-23: Dalam kitab Durratun Nashihin disebutkan Allah menjanjikan ganjaran berupa “kota di surga” bagi yang melaksanakan tarawih dengan ikhlas.
  • Lailatul Qadar: Sepuluh malam terakhir, khususnya malam ganjil, diyakini sebagai waktu terbaik mencari Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.

 

PROHABA.CO - Pada Ramadhan 1447 H yang tengah berlangsung, shalat tarawih menjadi salah satu amalan utama yang dianjurkan untuk memperkuat keimanan sekaligus mengharap ampunan dari Allah SWT.

Shalat tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad yang menjadi pembeda utama antara malam Ramadhan dengan malam-malam lainnya. 

Ibadah shalat tarwih ini dapat dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.

Keutamaan yang dijanjikan dalam shalat tarawih sangatlah luar biasa dan mencakup berbagai aspek kehidupan. 

Shalat tarawih pada bulan Ramadhan umumnya dibagi ke dalam tiga fase utama, sejalan dengan pembagian bulan Ramadhan itu sendiri: 

Sepuluh malam pertama (Fase Rahmat), shalat tarawih pada fase awal yang penuh dengan ampunan dan turunnya rahmat Allah SWT kepada umat Islam yang melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan.

Sepuluh malam kedua (Fase Maghfirah/Ampunan), memasuki pertengahan Ramadhan, fokus shalat tarawih adalah memohon ampunan Allah SWT atas dosa-dosa yang telah lalu.

Sepuluh malam terakhir (Fase Pembebasan dari Api Neraka), Fase ini dianggap yang paling istimewa karena merupakan saat-saat pencarian malam Lailatul Qadar (Itqun Minan Nar).  

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-21 Ramadhan, Allah Bangunkan Rumah dari Cahaya di Surga

Sepuluh malam terakhir adalah puncak dari perjuangan ibadah di bulan suci.

Keutamaan yang dijanjikan pada fase ini mencakup pembebasan dari siksa kubur hingga jaminan kemudahan melewati jembatan Shirathal Mustaqim.

Keutamaan salat tarawih di sepuluh malam terakhir Ramadhan sering menjadi pembahasan dalam berbagai kajian keislaman menjelang akhir bulan Ramadhan.

Pada waktu tersebut, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan menghidupkan malam dengan shalat, zikir, serta doa.

Sepuluh malam terakhir Ramadhan juga dikenal sebagai waktu untuk mencari malam Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ: تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved