Rabu, 22 April 2026

Kebakaran di Samarinda

Kebakaran Hebat Hanguskan 44 Bangunan Kios di Pasar Segiri Samarinda

Sebanyak 20 rumah toko alias ruko dan 24 kios hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran di Pasar Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Editor: Muliadi Gani
TRIBUN KALTIM/Gregorius Agung Salmon  
KEBAKARAN PASAR SEGIRI - Kebakaran besar melanda kawasan Pasar Segiri Samarinda pada Kamis (26/3/2026) dini hari. Kebakaran membakar sekitar 20 kios berbahan kayu, dan 24 ruko beton, total bangunan terdampak mencapai 44 unit. (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON)  

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 44 bangunan terdampak, terdiri dari 20 ruko dan 24 kios yang hangus terbakar.
  • Petugas kesulitan menjinakkan api karena akses sempit dan struktur bangunan padat, ditambah keributan warga yang mengganggu proses pemadaman.
  • Belum ada korban jiwa dilaporkan, namun kerugian material dipastikan besar. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, dengan dugaan awal antara kompor atau korsleting listrik.

 

PROHABA.CO, SAMARIND -  Sebanyak 20 rumah toko alias ruko dan 24 kios hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran di Pasar Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Api yang cepat membesar membuat petugas pemadam kewalahan untuk menjinakkan api.

Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Segiri, Samarinda, pada Kamis (26/3/2026) dini hari. 

Peristiwa ini menghanguskan puluhan bangunan dan sempat diwarnai keributan warga yang mengganggu proses pemadaman.

Api pertama kali dilaporkan muncul sekitar pukul 04.15 WITA, dan dalam hitungan menit langsung membesar, melahap kios-kios di dalam pasar sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, menyebutkan total bangunan terdampak mencapai 44 unit.

“Kebakaran membakar sekitar 20 kios berbahan kayu, kemudian merembet ke 24 ruko beton di sekitarnya,” ujarnya di lokasi kejadian.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 2 Rumah dan 1 kios isi ulang di Baiturrahman Banda Aceh, Diduga Korslet Listrik

Material kayu yang mendominasi kios membuat api cepat menjalar, sementara kepulan asap hitam pekat memicu kepanikan pedagang dan warga sekitar.

Petugas pemadam kebakaran segera bergerak setelah menerima laporan.

Sedikitnya enam posko pemadam diterjunkan, didukung puluhan armada dan personel gabungan, termasuk relawan.

Proses pemadaman berlangsung hampir dua jam hingga api berhasil dikendalikan.

Namun, upaya tersebut tidak berjalan mulus.

Struktur kios yang padat dengan akses sempit menjadi hambatan utama.

“Akses ke dalam kios sangat sempit, sehingga menyulitkan manuver petugas dan relawan untuk masuk dan memadamkan api secara maksimal,” jelas Hendra.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Spesialis Pencuri Meteran Air di Peureulak 

Keributan Warga Ganggu Proses Pemadaman

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved