Rabu, 3 Juni 2026

Berita Kriminal

Tragis! Mama Muda 24 Tahun di Konawe Selatan Tewas Diduga Dianiaya Suami dengan 28 Luka Memar

Seorang mama muda berinisial AS (24) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di kawasan BTN Rezky, Desa Ambepua, Kecamatan Ranomeeto

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI MENINGGAL DUNIA - Foto ilustrasi. Tragis! Mama Muda 24 Tahun di Konawe Selatan Tewas Diduga Dianiaya Suami dengan 28 Luka Memar 

Ringkasan Berita:
  • Mama muda berinisial AS (24) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dengan sejumlah luka memar di tubuhnya.
  • Hasil autopsi mengungkap adanya 28 luka memar dan trauma tumpul di kepala, yang menyebabkan pembengkakan otak hingga berujung pada kematian korban.
  • Suami korban, IS (28), telah diamankan polisi, sementara penyidik masih mendalami dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga menjadi penyebab kematian korban.

 

PROHABA.CO, KONAWE SELATAN –  Sebuah peristiwa tragis yang menyita perhatian publik terjadi di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Seorang mama muda berinisial AS (24) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di kawasan BTN Rezky, Desa Ambepua, Kecamatan Ranomeeto, pada Sabtu (30/5/2026).

Kematian perempuan muda tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.

Ironisnya, korban baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-24 hanya dua hari sebelum ditemukan tak bernyawa, tepatnya pada Kamis (28/5/2026).

Kasus ini sontak mengundang perhatian aparat kepolisian.

Tidak membutuhkan waktu lama, tim gabungan dari URC Buser77 Satreskrim Polresta Kendari, Unitkam Sat Intelkam Polresta Kendari, dan Intelmob Polda Sultra berhasil mengamankan terduga pelaku yang tak lain adalah suami korban sendiri, IS (28).

Ditemukan Tak Bernyawa di Samping Anak Balita

Peristiwa memilukan itu pertama kali diketahui saat korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumahnya pada malam hari.

Suasana semakin mengharukan karena jasad AS ditemukan berada di dekat anak semata wayangnya yang masih berusia sekitar dua tahun.

Keluarga yang datang ke lokasi mulai curiga setelah melihat sejumlah luka memar yang tersebar di beberapa bagian tubuh korban.

Luka tersebut terlihat pada wajah, lengan, bahu hingga paha.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan adanya penemuan mayat perempuan muda tersebut.

Menurutnya, sejak awal pihak kepolisian melihat adanya indikasi kekerasan yang perlu didalami lebih lanjut.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan terdapat sejumlah luka memar pada tubuhnya.

Karena itu kami langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya,” ujar Welliwanto.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved