Kamis, 4 Juni 2026

Berita Kriminal

Sopir Truk Tewas Dikeroyok di SPBU Palembang, Diduga Dipicu Serobot Antrean Solar

Seorang sopir truk bernama Yepran Firmansyah (38) tewas secara tragis setelah dikeroyok dan ditusuk oleh sekelompok orang di SPBU Jalan Noerdin Panji

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Istimewa/HO/Humas Polrestabes Palembang
PENGEROYOKAN - Seorang sopir truk bernama Yepran Firmansyah (38) tewas secara tragis setelah dikeroyok dan ditusuk oleh sekelompok orang di SPBU Jalan Noerdin Panji, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Kamis (2/6/2026) malam. (Dok.Humas Polrestabes Palembang) 
Ringkasan Berita:
  • Sopir truk bernama Yepran Firmansyah tewas setelah dikeroyok dan ditusuk sekelompok orang akibat masalah antrean solar.
  • Korban sempat menegur pelaku yang menyerobot antrean, lalu diserang oleh tujuh orang dengan senjata tajam hingga meninggal dunia.
  • Polsek Sukarami bersama Polrestabes Palembang melakukan penyelidikan mendalam dan memburu para pelaku yang kabur.

 

PROHABA.CO - Insiden berdarah kembali mencoreng suasana antrean bahan bakar minyak (BBM) di Palembang.

Seorang sopir truk bernama Yepran Firmansyah (38) tewas secara tragis setelah dikeroyok dan ditusuk oleh sekelompok orang di SPBU Jalan Noerdin Panji, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Kamis (2/6/2026) malam.

Peristiwa ini diduga dipicu masalah sepele, yakni aksi serobot antrean solar.

Saat itu, korban yang sedang mengantre dengan truknya  (BG 9479 CE) di SPBU Jalan Noerdin Panji menegur pelaku yang menyerobot jalur.

Teguran tersebut memicu pertengkaran di pintu keluar SPBU.

Meski sempat dilerai, pelaku meninggalkan lokasi.

Namun, sekitar 30 menit kemudian, pelaku kembali bersama tujuh orang rekannya menggunakan sepeda motor.

Mereka langsung menyerang korban dengan senjata tajam secara membabi buta..

Baca juga: Cekcok Polisi dan Pemilik Toko di Banyuasin Viral, Sopir Truk Jadi Korban Penganiayaan 

Kronologi Penyerangan

Korban yang mengalami luka parah berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke kabin truk dan mengemudikan kendaraan menjauh.

Namun, para pelaku tetap mengejar.

Tepat di seberang SPBU, korban kehilangan kesadaran akibat pendarahan hebat.

Truk yang dikemudikannya oleng dan berhenti.

Diduga, meski korban sudah tak berdaya, pelaku masih melanjutkan penyerangan sebelum melarikan diri.

Warga dan sesama sopir segera menolong korban yang bersimbah darah dan membawanya ke RS Myria Palembang.

Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia.

Baca juga: Angin Kencang Rusak 58 Huntara Korban Banjir di Aceh Utara, Warga Kembali Kehilangan Tempat Tinggal

Ia menderita luka tusuk fatal di bagian dada, rusuk, punggung, dan lengan kanan.

Pihak kepolisian segera turun tangan melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP) dan memeriksa saksi-saksi. 

Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andriyan, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar terjadi peristiwa tersebut.

Dari keterangan saksi di lokasi, pelaku berjumlah sekitar tujuh orang,” ujarnya. 

Hingga kini, tim Reskrim Polsek Sukarami bersama Polrestabes Palembang masih melakukan penyelidikan mendalam dan memburu para pelaku yang kabur.

Baca juga: Ramza Harli Pertanyakan soal Penangguhan Terduga Pelanggar Syariat di Satpol PP-WH

Baca juga: Hujan Deras Picu Longsor di Sibolangit, 5 Orang Meninggal Dunia

Baca juga: Lansia di Banjarmasin Dikeroyok Saat Lerai Perkelahian Remaja, Rumah Ikut Dirusak

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved