Kamis, 11 Juni 2026

Berita Kriminal

Pemuda Tewas di Rumah Kos Jayapura, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Sang Kekasih

Warga Kompleks SMU 4, Jalan Beringin, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, dikejutkan oleh peristiwa dugaan penganiayaan maut

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
ISTIMEWA/HO
PENGANIAYAAN - Lokasi tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di sebuah rumah kos di Kompleks SMU 4, Jalan Beringin, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan. (Istimewa/HO)  
Ringkasan Berita:
  • Seorang pemuda berinisial JL (27) tewas setelah mengalami luka serius di leher dan dada dalam peristiwa berdarah di sebuah rumah kos di Entrop, Jayapura Selatan.
  • Polisi menduga seorang perempuan berinisial AR (30), yang merupakan kekasih korban, terlibat dalam kejadian tersebut dan kini masih menjalani perawatan medis di bawah pengawasan aparat.
  • Petugas mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk patahan pisau dapur, dan masih mendalami kronologi serta motif di balik kasus tersebut.
 

 

PROHABA.CO, JAYAPURA – Warga Kompleks SMU 4, Jalan Beringin, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, dikejutkan oleh peristiwa dugaan penganiayaan maut yang menewaskan seorang pemuda berinisial JL (27), Selasa (9/6/2026) sore.

Peristiwa berdarah yang terjadi di sebuah rumah kos itu kini tengah didalami oleh aparat kepolisian guna mengungkap kronologi dan motif di balik kejadian tersebut.

Menerima laporan dari masyarakat, jajaran Polresta Jayapura Kota langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Tim yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Alamsyah Ali bersama Kapolsek Jayapura Selatan AKP Zakaruddin melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan keterangan awal.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diketahui merupakan seorang pria berusia 27 tahun berinisial JL.

Sementara itu, seorang perempuan berinisial AR (30) yang diketahui memiliki hubungan asmara dengan korban kini menjadi pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Hubungan antara korban dan terduga pelaku sendiri diketahui merupakan sepasang kekasih alias berpacaran. 

Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Alamsyah Ali menjelaskan, kejadian mulai terungkap sekitar pukul 17.20 WIT ketika sejumlah penghuni rumah kos mendengar teriakan minta tolong dari arah kamar korban.

Suara histeris tersebut membuat penghuni kos lainnya keluar untuk mencari sumber keributan.

Baca juga: Wanita Tewas di Hotel Makassar, Kekasih Cekoki Obat Nyeri dengan Motif Cemburu Buta

Tak lama kemudian, korban JL terlihat keluar dari kamar dalam kondisi terluka parah sambil memegang bagian lehernya yang mengeluarkan banyak darah.

Korban yang berusaha mencari pertolongan tampak berjalan sempoyongan sebelum akhirnya mendapat bantuan dari penghuni kos lainnya.

Beberapa warga sempat berupaya memberikan pertolongan pertama dengan menekan bagian luka menggunakan pakaian guna menghentikan pendarahan.

"Korban ini sempat ditolong penghuni kos lain dengan memberikan pakaian untuk menekan pendarahan, namun akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri di depan rumah kos," ujar AKP Alamsyah Ali saat memberikan keterangan dikutip Tribun-Papua.com, Rabu (10/6/2026).

Meski sempat mendapat pertolongan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka robek serius pada bagian leher sebelah kanan dan dada sebelah kiri yang diduga akibat benda tajam.

Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah luka lecet dan bekas cakar pada beberapa bagian tubuh korban.

Saat melakukan olah TKP di kamar kos tempat kejadian berlangsung, Tim Identifikasi Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut. 

Baca juga: Diduga Berebut Lahan Parkir, Jukir di Banda Aceh Disabet Parang Saat CFD Simpang Lima

Barang bukti yang ditemukan meliputi tiga unit telepon genggam, dokumen identitas, gunting kecil, gagang pisau, serta patahan pisau dapur yang diduga digunakan saat peristiwa terjadi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara TK II Jayapura untuk menjalani visum dan pemeriksaan medis lanjutan guna mendukung proses penyelidikan.

Sementara itu, AR yang diduga terlibat dalam insiden tersebut dilaporkan masih menjalani perawatan medis karena mengalami luka-luka.

Meski demikian, perempuan tersebut tetap berada dalam pengawasan ketat aparat kepolisian.

Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan memeriksa barang bukti yang telah diamankan.

Polisi juga belum menyimpulkan motif pasti yang melatarbelakangi peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa proses penyelidikan masih terus berlangsung.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kasus tersebut.

Polisi berjanji akan mengungkap fakta secara menyeluruh agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami akan mengungkap fakta secara jelas demi memberikan kepastian hukum dan menjaga ketertiban," pungkas AKP Alamsyah Ali.

Baca juga: Warga Aceh Tamiang Hilang Terseret Arus Sungai Saat Ambil Kayu

Baca juga: Pria di Buton Tewas Ditikam karena Cemburu Kekasih Bersama Korban, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

Baca juga: Matikan Lampu Kamar Kos, Sepasang Muda-Mudi di Banda Aceh Digerebek Warga

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

 

 

Sumber: Tribun papua
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved