Berita Kriminal
Pemuda Tewas di Rumah Kos Jayapura, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Sang Kekasih
Warga Kompleks SMU 4, Jalan Beringin, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, dikejutkan oleh peristiwa dugaan penganiayaan maut
Ringkasan Berita:
- Seorang pemuda berinisial JL (27) tewas setelah mengalami luka serius di leher dan dada dalam peristiwa berdarah di sebuah rumah kos di Entrop, Jayapura Selatan.
- Polisi menduga seorang perempuan berinisial AR (30), yang merupakan kekasih korban, terlibat dalam kejadian tersebut dan kini masih menjalani perawatan medis di bawah pengawasan aparat.
- Petugas mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk patahan pisau dapur, dan masih mendalami kronologi serta motif di balik kasus tersebut.
PROHABA.CO, JAYAPURA – Warga Kompleks SMU 4, Jalan Beringin, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, dikejutkan oleh peristiwa dugaan penganiayaan maut yang menewaskan seorang pemuda berinisial JL (27), Selasa (9/6/2026) sore.
Peristiwa berdarah yang terjadi di sebuah rumah kos itu kini tengah didalami oleh aparat kepolisian guna mengungkap kronologi dan motif di balik kejadian tersebut.
Menerima laporan dari masyarakat, jajaran Polresta Jayapura Kota langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Tim yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Alamsyah Ali bersama Kapolsek Jayapura Selatan AKP Zakaruddin melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan keterangan awal.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diketahui merupakan seorang pria berusia 27 tahun berinisial JL.
Sementara itu, seorang perempuan berinisial AR (30) yang diketahui memiliki hubungan asmara dengan korban kini menjadi pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Hubungan antara korban dan terduga pelaku sendiri diketahui merupakan sepasang kekasih alias berpacaran.
Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Alamsyah Ali menjelaskan, kejadian mulai terungkap sekitar pukul 17.20 WIT ketika sejumlah penghuni rumah kos mendengar teriakan minta tolong dari arah kamar korban.
Suara histeris tersebut membuat penghuni kos lainnya keluar untuk mencari sumber keributan.
Baca juga: Wanita Tewas di Hotel Makassar, Kekasih Cekoki Obat Nyeri dengan Motif Cemburu Buta
Tak lama kemudian, korban JL terlihat keluar dari kamar dalam kondisi terluka parah sambil memegang bagian lehernya yang mengeluarkan banyak darah.
Korban yang berusaha mencari pertolongan tampak berjalan sempoyongan sebelum akhirnya mendapat bantuan dari penghuni kos lainnya.
Beberapa warga sempat berupaya memberikan pertolongan pertama dengan menekan bagian luka menggunakan pakaian guna menghentikan pendarahan.
"Korban ini sempat ditolong penghuni kos lain dengan memberikan pakaian untuk menekan pendarahan, namun akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri di depan rumah kos," ujar AKP Alamsyah Ali saat memberikan keterangan dikutip Tribun-Papua.com, Rabu (10/6/2026).
Meski sempat mendapat pertolongan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka robek serius pada bagian leher sebelah kanan dan dada sebelah kiri yang diduga akibat benda tajam.
Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah luka lecet dan bekas cakar pada beberapa bagian tubuh korban.
Saat melakukan olah TKP di kamar kos tempat kejadian berlangsung, Tim Identifikasi Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut.
Baca juga: Diduga Berebut Lahan Parkir, Jukir di Banda Aceh Disabet Parang Saat CFD Simpang Lima
Barang bukti yang ditemukan meliputi tiga unit telepon genggam, dokumen identitas, gunting kecil, gagang pisau, serta patahan pisau dapur yang diduga digunakan saat peristiwa terjadi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara TK II Jayapura untuk menjalani visum dan pemeriksaan medis lanjutan guna mendukung proses penyelidikan.
Sementara itu, AR yang diduga terlibat dalam insiden tersebut dilaporkan masih menjalani perawatan medis karena mengalami luka-luka.
Meski demikian, perempuan tersebut tetap berada dalam pengawasan ketat aparat kepolisian.
Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan memeriksa barang bukti yang telah diamankan.
Polisi juga belum menyimpulkan motif pasti yang melatarbelakangi peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa proses penyelidikan masih terus berlangsung.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kasus tersebut.
Polisi berjanji akan mengungkap fakta secara menyeluruh agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami akan mengungkap fakta secara jelas demi memberikan kepastian hukum dan menjaga ketertiban," pungkas AKP Alamsyah Ali.
Baca juga: Warga Aceh Tamiang Hilang Terseret Arus Sungai Saat Ambil Kayu
Baca juga: Pria di Buton Tewas Ditikam karena Cemburu Kekasih Bersama Korban, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi
Baca juga: Matikan Lampu Kamar Kos, Sepasang Muda-Mudi di Banda Aceh Digerebek Warga
Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
Jayapura
kasus penikaman
Kasus Pembunuhan
rumah kos
Penganiayaan
Polresta Jayapura Kota
Kekasih
Prohaba.co
| Pasutri Pengedar Sabu Ditangkap di Bekasi, Polisi Amankan Barang Bukti |
|
|---|
| Bidan RSUD Besuki Situbondo Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi, Suami Menyerahkan Diri |
|
|---|
| Suami Tega Tebas Istri hingga Tewas di Mamuju Tengah, Anak Ikut Jadi Korban |
|
|---|
| Dokter Gigi di Palembang Dihantam Palu hingga Luka Robek 7 Jahitan di Kepala, Pelaku Kabur |
|
|---|
| Bocah 11 Tahun di Sragen Ditemukan Tewas Penuh Luka di Dalam Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Lokasi-tindak-pidana-penganiayaan-yang-mengakibatkan-korban-meninggal-dunia-di-Jayapura.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.