Advertorial
Kontribusi Baitul Mal Aceh Terhadap Pendidikan
Pendidikan adalah senjata terdahsyat yang dapat digunakan untuk mengubah dunia
“Education is the most powerful weapon which you can use to change the world.”
Pendidikan adalah senjata terdahsyat yang dapat digunakan untuk mengubah dunia. Melalui pendidikan, seseorang dapat meningkatkan taraf hidupnya. Karena itu, akses untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas harus dibuka seluas-luasnya, terutama untuk kaum fakir-miskin.
Terkait bantuan
biaya pendidikan, pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan instansi
terkait lainnya menganggarkan dana. Tetapi jumlahnya belum memadai.
Sehingga perlu diupayakan sumber dana lain. Zakat merupakan salah satu
‘bank dana’ yang potensial. Terlebih di Aceh, pemungutan dan penyaluran
zakat oleh Baitul Mal sudah menjadi hukum positif.
Pada tahun
2013, Baitul Mal Aceh mengalokasikan pendistribusian dana zakat sebesar
27,64% untuk sektor pendidikan, 22,31% untuk sektor kesehatan, 35,63%
untuk sektor ekonomi, 7,17% untuk sektor sosial, dan 7,25% untuk sektor
dakwah. Sesuai Surat Edaran Dewan Syariah Baitul Mal Aceh Nomor
01/SE/V/2006 tentang Pedoman Penetapan Kriteria Asnaf Zakat dan
Petunjuk Operasional, ada dua senif yang berkaitan langsung dengan
pendidikan: senif muallaf dan senif ibnu sabil.
Jumlah tersalur
Selama periode 2009-2013, total zakat tersalur melalui senif ibnu sabil mencapai Rp 7,37 miliar, melalui senif muallaf mencapai Rp 0,75 miliar. Sehingga total dana zakat yang disalurkan untuk sektor pendidikan dalam kurun waktu lima tahun terakhir mencapai Rp 8,12 miliar.
Senif | Tahun | ||||
2009 | 2010 | 2011 | 2012 | 2013 | |
Ibnu Sabil | 640 juta | 920 juta | 705 juta | 2,2 milyar | 2,9 milyar |
Muallaf | 60 juta | 230 juta |
Berita Terkini | ||

