Gadis Banda Sakti Buat Laporan Palsu Kasus Perkosaan

Seorang gadis muda Ha (18) asal Banda Sakti, Lhokseumawe, terbongkar membuat laporan

Editor: bakri
* Ngaku untuk Tolak Lamaran

LHOKSUMAWE - Seorang gadis muda Ha (18) asal Banda Sakti, Lhokseumawe, terbongkar membuat laporan palsu soal pemerkosaan yang menimpa dirinya. Belakangan terungkap jika laporan itu dilatarbelakangi oleh penolakannya dilamar seorang lelaki.

Sebelumnya dilaporkan bahwa wanita Ha diperkosa enam laki-laki dan kemudian dibuang ke hutan yang lokasinya tidak diketahui.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono, melalui Kasat Reskrim AKP Yasir SE, Selasa (19/1) mengatakan, berdasarkan cerita awal Ha yang mengaku sebagai korban, pada Minggu (10/1) sekitar pukul 14.00 WIB, keluar dari rumah untuk membeli obat. 

Saat itu, Ha berjalan kaki sekitar 200 meter, namun di tengah jalan berjumpa dengan enam pria yang menggunakan mobil L-300 warna merah. Selanjutnya,  satu pria turun dari mobil dan memukul punggungnya hingga jatuh. Lalu, Ha pun dinaikan dalam mobil. Dengan mata tertutup, dia diperkosa secara bergiliran.

Selanjutnya, dia dibawa keliling dengan mobil yang lokasinya tidak diketahui dan dibuang di sebuah hutan. “Setelah itu korban mengaku keluar dari hutan dan bertemu becak. Selanjutnya, diantar ke rumahnya dengan membayar 20 ribu rupiah,” jelasnya.

Sampai di rumah, Ha melaporkan kejadian yang dialami ke orang tuanya. Sehingga pada Senin (11/1), orang tua Ha membuat laporan ke Polres Lhokseumawe.

Menurut Kasat Reskrim, dari hasil pemeriksaan korban dan pengumpulan bukti, ditemukan berbagai kejanggalan. Misalnya, dari hasil keterangan seorang pemilik warung di lokasi dia diculik, tidak melihat adanya kejadian tersebut.

Keterangan orang tuanya bahwa Ha pulang dengan berjalan kaki, bukan pakai becak. Serta hasil visum di punggungnya tidak ditemukan bekas pukulan. “Makanya kita melakukan pemeriksaan lebih dalam kepada Ha, sehingga dia pun mengakui pemerkosaan itu hanyalah cerita rekayasa dirinya,” jelas Yasir.

Dijelaskan AKP Yasir, dari keterangan Ha terungkap bahwa dia merekayasa kejadian tersebut, sehubungan hendak dilamar seorang pria. “Sementara ini, Ha masih di rumahnya. Sedangkan apakah akan diproses lebih lanjut, karena memberi keterangan palsu ataupun tidak, masih dalam pertimbangan kami,” demikian AKP Yasir.(bah)
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved