Breaking News:

Darwati: Hukum Berat Pemerkosa!

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Darwati A Gani, menyatakan sangat prihatin dan menyesalkan atas maraknya tindak pidana Islam..

Darwati: Hukum Berat Pemerkosa!
Darwati A Gani

Ia menegaskan bahwa jarimah jinayat pemerkosaan adalah tindakan yang tidak bisa ditoleransi dengan alasan apa pun.

"Dan itu adalah perbuatan sadis dan bejat, serta kejam.

Untuk itu, kami mengecam pelaku pemerkosaan tersebut," imbuh Darwati.

"Untuk itu, kami minta JPU dari Kejari Aceh Besar menuntut terdakwa dengan maksimal.

Selain itu, kami berharap agar terdakwa juga dituntut untuk uqubat restitusi sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Qanun Nomor 6 Tahun 2014," kata legislator Aceh ini.

Baca juga: Paman dan Ayah Kandung Perkosa Anak Mulai Disidang

Secara khusus, Anggota DPRA dari daerah pemilihan (Dapil) Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang ini meminta kepada Pemkab Aceh Besar untuk segera melakukan tindakan advokasi terhadap korban dan tindakan preventif lainnya.

"Tindakan ini penting dan mendesak supaya ke depan tidak terulang lagi perilaku para durjana pemerkosa yang kerap memakan korban di wilayah ini," kata mantan First Lady Aceh ini.

Akhirnya ia berharap semoga masyarakat Aceh Besar juga mawas diri, menghidupkan kontrol masyarakat dan tokoh-tokoh gampong, tokoh adat, serta tokoh agama.

"Semua pihak harus lebih waspada, supaya ke depan anak-anak kita di Aceh Besar tidak menjadi korban keganasan kekerasan seksual," imbuhnya.

Sementara itu, Ir Cut Putri Alyanur, warga Aceh di Jakarta secara khusus menghubungi Prohaba pagi kemarin.

Halaman
1234
Berita Populer
Penulis: Yarmen Dinamika
Editor: Muliadi Gani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved