Kamis, 11 Juni 2026

Remaja Putri Tenggelam, Penyelam Tak Bisa Cari, Ombak Besar, Air Keruh

Mutiara Sari (15), remaja putri asal Baktya, Aceh Utara, tenggelam saat mandi laut di pantai Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara ..

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: FOR PROHABA
Proses pencairan Mutiara Sari (15), remaja putri asal Baktya, Aceh Utara yang tenggelam saat mandi laut di pantai Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Sabtu (30/1/2021) petang, masih dilanjutkan hingga Ahad (31/1/2021) sore kemarin. Upaya pencarian terkendala lantaran ombak besar, arus deras, dan air keruh sehingga penyelam belum dilibatkan mencari korban. 

PROHABA, LHOKSEUMAWE - Mutiara Sari (15), remaja putri asal Baktya, Aceh Utara, tenggelam saat mandi laut di pantai Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Sabtu (30/1/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.

Hingga Ahad (31/1/2021) sore kemarin, tim gabungan masih terus melakukan pencarian.

Upaya pencarian terkendala lantaran ombak besar, arus deras, dan air keruh sehingga penyelam belum dilibatkan untuk mencari korban.

Ketua Search and Rescue (SAR) Aceh Utara, Hasbullah, kepada Prohaba, Minggu (31/1/2021) menyebutkan, sejak pukul 14.00 WIB kemarin, radius pencarian diperluas. Semula hanya 1 mil, kini diperluas jadi 3 mil.

Sebelumnya, kata Hasbullah, Mutiara Sari pergi ke tempat neneknya di Meurah Mulia, Aceh Utara.

Selanjutnya, bersama teman-temannya ia pergi mandi di pantai Lancok, Syamtalira Bayu.

"Sesuai keterangan warga di lokasi, anak tersebut tenggelam.

Sedangkan teman korban yang sama-sama mandi saat ini belum bisa kita hubungi.

Baca juga: Bocah 2 Tahun Meninggal Terjatuh ke Saluran Irigasi, Diduga Terpeleset Saat Bermain Sendirian

Handphonenya sudah tidak aktif. Tapi sesuai keterangan warga, korban memang tenggelam saat mandi," katanya.

Sedangkan pihaknya baru mendapatkan laporan ada anak hilang justru pada Minggu dini hari (pukul 01.00 WIB).

Satu jam kemudian langsung dimulai pencarian yang melibatkan tim gabungan, yakni SAR Aceh Utara, BPBD Aceh Utara, Basarnas Pos Bireuen, personel TNI, dan Polri.

Tak bisa dicari

Menurut Hasbullah, meski radius pencarian diperluas menjadi 3 mil dari titik korban diduga tenggelam, tapi jasad korban belum ditemukan.

Tim penyelam belum bisa diterjunkan untuk mencari korban di dasar laut, kata Hasbullah, karena cuaca dan kondisi air laut sedang tidak kondusif.

"Kondisi ombak besar, arus kencang, dan airnya keruh. Karena air keruh, makanya tidak bisa dilakukan penyelaman untuk mencari korban.

Makanya sampai saat ini pencairan terus dilakukan dengan cara penyisiran, belum diselami," ujarnya. (bah)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved