Usai Mendulang Emas, Tiga Pria Disambar Petir
Tiga orang pemuda disambar petir di sebuah gubuk di kawasan Desa Drien Sibak, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat...
PROHABA, MEULABOH - Tiga orang pemuda disambar petir di sebuah gubuk di kawasan Desa Drien Sibak, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat.
Peristiwa itu terjadi saat mereka istirahat di sebuah pondok setelah lelah mendulang emas secara tradisional pada Sabtu (13/3/2021) sekitar pukul 15.20 WIB.
Pria yang disambar petir itu masing-masing Rudi, Sab, dan Amad, warga Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas.
“Ketiga pemuda yang tersambar petir itu sempat lemas tidak berdaya dan ketiganya dilarikan ke Puskesmas Kajeung untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Keuchik Drien Sibak, M Rizal, kepada Prohaba, Minggu (14/3/2021).
Peristiwa itu awalnya diketahui oleh warga lainnya di desa tersebut.
Lalu disampaikan kepada aparat desa setempat.
Kemudian, ketiga korban dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban tersambar petir saat sedang berada di dalam gubuk sambil beristirahat dan mengecas handphone.
Baca juga: Warga Tangse Disambar Petir Saat Pula Kacang
Hal ini mereka lakukan seusai mendulang emas secara tradisional, yang jaraknya sekitar 200 meter dari perumahan warga.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan pertama.
Saat diperiksa, mereka ternyata masih sadar, tapi dalam kondisi lemas.
Juga tidak ada bekas luka bakar di badan mereka.
Sementara itu, pada Sabtu sore lalu kawasan Sungai Mas memang dilanda hujan dan angin kencang yang disertai petir.
Dalam suasana petir dan angin kencang itulah ketiga pemuda tersebut tersambar petir.
“Kondisi tiga pemuda yang tersambar petir itu tidak terlalu parah, sehingga mereka semua selamat,” kata Zakaria, salah satu tokoh masyarakat Sungai Mas yang juga mantan Camat setempat.
Sementara itu, Keuchik Kajeung, Kecamatan Sungai Mas, Suwardi mengakui adanya kejadian itu dan menyebutkan, para korban tidak terkena langsung “mata petir” (levin), melainkan hanya terkena hawa atau serpihannya saja sehingga masih selamat.
“Sebab, jika terkena langsung mata petir belum tentu ketiga pemuda tersebut selamat,” katanya. (sa’dul bahri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/sebuah-kilat-menyambar-bosphorus-di-istanbul-turki.jpg)