Breaking News:

Jual Beli Sabu, Mantan Residivis Diciduk Polisi, Disergap di Simpang Keuramat

LHOKSEUMAWE - Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lhokseumawe meringkus seorang pemuda berinisial Z (27) asal Simpang Keuramat, Aceh Utara

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/ ZAKI MUBARAK
KAPOLRES Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto memperlihatkan BB narkotika jenis Sabu yang disita dari tersangka M, saat gelar perkara di aula serba guna, Mapolres setempat, Jumat (19/3/2021). 

LHOKSEUMAWE - Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lhokseumawe meringkus seorang pemuda berinisial Z (27) asal Simpang Keuramat, Aceh Utara. Tersangka ditangkap karena diduga melakukan jual beli narkotika jenis sabu- sabu.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto SIK MH dalam konferensi pers di Gedung Serbaguna Wira Satya Mapolres Lhokseumawe, Jumat (19/3/2021) pagi mengatakan, kasus ini terungkap berdasarkan informasi masyarakat. Kemudian, personel melakukan penyelidikan di seputar tempat domisili tersangka.

"Tim kita melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap tersangka Z pada Kamis, 11 Maret 202," ujarnya. Selain menangkap Z, tim Satresnarkoba juga menyita barang bukti beberapa paket kecil sabu.

Harganya satu juta rupiah untuk satu lembar plastik transparan yang berisikan 20 bungkus paket sabu. Selanjutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan awal tersangka mengaku sabu-sabu tersebut dibelinya dari salah seorang warga Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe berinisial Al. Lalu petugas mendatangi kediaman Al,ternyata ia sudah kabur. Polisi kemudian memasukkan namanya ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Tersangka Z membeli narkoba tersebut untuk kembali dijual (reseller) di seputaran Simpang Keuramat dengan harga bervariasi antara 100.000 sampai 150.000 rupiah per paket," jelas Kapolres AKBP Eko Hartanto, kepada Prohaba, Jumat (19/3/2021).

Selain itu, Z juga merupakan residivis (penjahat kambuhan) kasus yang sama pada tahun 2015. Adapun barang bukti yang diamankan personel Satresnarkoba berupa 20 bungkus paket berisi sabu-sabu. Disita juga satu unit hp merek Samsung, satu unit hp merek Oppo, dan satu unit sepeda motor Yamaha NMax.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kini mendekam dalam sel tahanan Mapolres Lhokseumawe. Tersangka dibidik penyidik dengan Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal seumur hidup. (zak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved