Breaking News:

Orang yang Sudah Vaksinasi Flu Lebih Jarang Terinfeksi Covid-19

APAKAH vaksin influenza melindungi kita dari Covid-19? Jika ada efek perlindungan, apa pemicunya? Pertanyaan menarik ini diteliti oleh sebuah tim...

FOTO: PIXABAY
Pemberian suntikan vaksin untuk mencegah terjangkit Covid-19. 

Pertanyaan mendasar bagi para pakar kedokteran itu adalah apakah ada penjelasan medis atau mikrobiologi dari fenomena ini? Misal, terbentuknya sistem pertahanan tubuh alamiah yang kemungkinan diaktifkan oleh vaksin influenza.

Sistem pertahanan tubuh alamiah ini berfungsi independen, tanpa tergantung imunitas antibodi yang terbentuk oleh patogen tertentu.

Misalnya, pada kasus infeksi virus corona pemicu Covid-19, antibodi yang terbentuk, akan menyerang "spike protein" yang khas pada virus corona untuk melumpuhkannya.

Sebaliknya, sistem pertahanan tubuh alamiah, yang kemungkinan "dibangkitan" oleh vaksinasi, terdiri atas serangkaian elemen antibodi yang beragam. Sistem ini bereaksi tidak spesifik pada patogen atau bibit penyakit tertentu saja.

Proses produksinya

Armada sistem kekebalan tubuh ini, antara lain, terdiri atas phagocyt dan sel dendrit yang merupakan sel pemangsa.

Juga ada cytocine, sejenis protein yang berperan penting dalam mengaktifkan sel imunitas tubuh.

Atau juga yang sudah dikenal luas, leukosit alias sel darah putih yang berfungsi melawan segala jenis patogen.

Beragam vaksinasi terbukti berdampak positif pada sistem pertahanan tubuh, sudah dikenal cukup lama olah dunia medis.

Dalam riset epidemiologi efek vaksinasi campak misalnya, diamati anak-anak yang mendapat imunisasi, beberapa tahun setelahnya masih memiliki kekebalan lebih tingi melawan beragam patogen dibanding yang tidak divaksinasi.

Baca juga: Ada Empat Pertanyaan Belum Terjawab soal Vaksin Covid-19

Halaman
123
Berita Populer
Editor: Muliadi Gani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved