Selasa, 16 Juni 2026

Orang yang Sudah Vaksinasi Flu Lebih Jarang Terinfeksi Covid-19

APAKAH vaksin influenza melindungi kita dari Covid-19? Jika ada efek perlindungan, apa pemicunya? Pertanyaan menarik ini diteliti oleh sebuah tim...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: PIXABAY
Pemberian suntikan vaksin untuk mencegah terjangkit Covid-19. 

Armada sistem kekebalan tubuh ini, antara lain, terdiri atas phagocyt dan sel dendrit yang merupakan sel pemangsa.

Juga ada cytocine, sejenis protein yang berperan penting dalam mengaktifkan sel imunitas tubuh.

Atau juga yang sudah dikenal luas, leukosit alias sel darah putih yang berfungsi melawan segala jenis patogen.

Beragam vaksinasi terbukti berdampak positif pada sistem pertahanan tubuh, sudah dikenal cukup lama olah dunia medis.

Dalam riset epidemiologi efek vaksinasi campak misalnya, diamati anak-anak yang mendapat imunisasi, beberapa tahun setelahnya masih memiliki kekebalan lebih tingi melawan beragam patogen dibanding yang tidak divaksinasi.

Baca juga: Ada Empat Pertanyaan Belum Terjawab soal Vaksin Covid-19

Atau riset imunologi independen terbaru dari Belanda, yang hasilnya belum mendapat "peer review" menegaskan kaitan vaksinasi flu dengan rendahnya kasus infeksi Covid-19.

Para pekerja kesehatan di berbagai rumah sakit di Belanda yang mendapat vaksinasi flu pada musim dingin 2019/2020, lebih jarang terinfeksi Covid-19 dibandingkan yang tidak mendapat vaksinasi.

Kelompok yang diriset adalah kelompok kerja aktif yang melakukan cukup banyak kontak dengan orang lainnya, bukan para pensiunan di atas usia 70 tahun yang jarang melakukan konta sosial.

Kemungkinan hanya korelasi?

Tentu saja ada keraguan terkait korelasi vaksinasi flu dengan rendahnya kasus infeksi corona ini.

Apakah fenomena ini hanya merupakan korelasi dari kejadian tertentu? Yakni, orang yang divaksinasi flu menjadi lebih berhati-hati dalam melakukan kontak sosial? Pasalnya di AS atau Jerman, kebanyakan yang sukarela melakukan vaksinasi flu yang harus membayar ekstra adalah para manula atau orang dari kelompok risiko dan kelompok komorbid.

Sedangkan kalangan yang lebih muda dan sehat jarang divaksinasi flu.

Di AS pun kelompok manula secara sukarela mengisolasi diri, setelah pandemi baru merebak dan memakan ratusan ribu korba jiwa.

Sedangkan kelompok aktif masih tetap harus bekerja normal di kantor atau di perusahaan. Namun, riset dari Michigan menepis adanya korelasi "kebetulan" semacam itu.

Indikasinya, para manula biasanya mengembangkan gejala sakit parah jika terinfeksi Covid-19.

Sementara itu, riset tim di bawah pimpinan Ana Colon menunjukkan hasil berbeda. Juga indikasi berikutnya dari para tenaga kesehatan aktif di rumah sakit di Belanda, yang mendapat vaksinasi flu terbukti lebih jarang terifeksi Covid-19, membantah adanya korelasi semacam itu. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved