Breaking News:

Mayat Warga Aceh Tenggara Membusuk di Kebun Jagung

Warga Aceh Tenggara (Agara) heboh saat sesosok mayat pria ditemukan di kebun jagung Desa Amaliah, Kecamatan Bukit Tusam, Agara, Rabu (7/4/2021)...

FOTO: IST
SESOSOK mayat laki-laki ditemukan dalam keadaan membusuk di kebun jagung Desa Amaliah, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, Rabu (7/4/2021) sekira pukul 09.30 WIB. Tak diketahui apa penyebab kematiannya dan pihak keluarga tidak mengizinkan untuk diautopsi. 

PROHABA, KUTACANE - Warga Aceh Tenggara (Agara) heboh saat sesosok mayat pria ditemukan di kebun jagung Desa Amaliah, Kecamatan Bukit Tusam, Agara, Rabu (7/4/2021) sekira pukul 09.30 WIB.

Kondisi mayat sudah membusuk dan tergeletak di tanah yang dikelilingi kebun jagung.

Mayat ditemukan dalam posisi telentang, memakai celana jin, dan baju panjang tangan yang kondisinya tak utuh lagi.

Kapolres Agara, AKBP Eko Wanito Sulistyo melalui Kasat Reskrim AKP Suparwanto SH kepada Prohaba, Rabu (7/4/2021) siang mengakui adanya satu mayat ditemukan di kebun jagung Desa Amaliah, Kecamatan Bukit Tusam, Agara.

Mayat tersebut awalnya ditemukan oleh Darmansyah, warga desa setempat.

Menurut Kasat Reskrim AKP Suparwanto, awalnya saksi Darmansyah hendak memperbaiki saluran air yang tak jauh dari rumahnya.

Tiba-tiba ia mencium bau busuk dan melihat seekor anjing berada di dekat benda tersebut.

Baca juga: Santri Ditemukan Jadi Mayat di Krueng Tambon Tunong

Saksi mendekati sumber bau tersebut dan melihat ternyata sesosok mayat manusia yang sudah membusuk.

Saksi bergegas melaporkan apa yang dilihatkan kepada perangkat Desa Amaliah.

Pihak Polres Agara yang dipimpin Kasat Reskrim beserta tim identifikasi/ inafis dan kasat intel, serta Polsek Bukit Tusam tiba di lokasi penemuan mayat.

Berdasarkan keterangan saksi lainnya bernama Edwin (28), warga Amaliah, mayat tersebut adalah Suhandri (19), warga Desa Kuta Bunin, Kecamatan Lawe Sumur yang sudah hilang kontak dengan keluarganya selama satu minggu.

Ia berprofesi sebagai petani.

Menurut Kasat Reskrim, rencana semula, polisi akan melakukan penyelidikan tentang penyebab korban meninggal dunia.

Untuk itu diperlukan autopsi (bedah mayat).

Namun, pihak keluarga keberatan mayat Suhandri diautopsi dan telah diambil oleh pihak keluarganya untuk dikebumikan langsung kemarin. (as)

Editor: Muliadi Gani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved