Minggu, 7 Juni 2026

Lubang Hitam Terdeteksi Muncul di Dekat Bumi

Di tengah perayaan Hari Bumi Sedunia pada 22 April 2021, sebuah lubang hitam muncul di dekat planet kita. Untungnya, lubang hitam yang terdeteksi ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Planet Bumi 

PROHABA.CO - Di tengah perayaan Hari Bumi Sedunia pada 22 April 2021, sebuah lubang hitam muncul di dekat planet kita.

Untungnya, lubang hitam yang terdeteksi dekat Bumi ini cukup kecil, massanya sangat kecil, sehingga menempatkannya dalam kategori eksklusif.

Dilansir dari Science Alert, Jumat (23/4/2021), lubang hitam itu berada kira-kira 1.500 tahun cahaya dari Bumi.

Letak lubang hitam dekat Bumi tersebut berada di dalam konstelasi galaksi Bima Sakti yang dikenal sebagai konstelasi Monoceros.

Para astronom menyebutnya sebagai kandidat lubang hitam terdekat yang belum ditemukan oleh ilmuwan planet.

Karena lubang hitam kecil dekat Bumi ini diklaim belum pernah ditemukan sebelumnya, tim peneliti dari Ohio State University, Amerika Serikat, pun menamakannya Unicorn, yang merujuk pada lubang hitam, berada di tepi galaksi dan sifatnya sangat langka.

“Saat kami melihat datanya, lubang hitam (Unicorn) ini, muncul begitu saja,” kata astronom Tharindu Jayasinghe.

Sejak dahulu kala, lubang hitam yang kecil hingga lubang hitam supermasif raksasa telah menggerakkan jantung galaksi.

Baca juga: Kehidupan di Bumi Berawal dari Sambaran Petir

Teori memprediksi bahwa lubang hitam dapat muncul dalam berbagai massa atau ukuran.

Namun, saat sampai pada lubang hitam yang dibentuk oleh inti bintang mati yang runtuh, selama bertahun-tahun para astronom telah menemukan beberapa ‘celah massa’.

Jika sebuah bintang runtuh hingga kurang dari 2,3 kali massa matahari kita, itu akan menjadi bintang neutron, bukan lubang hitam.

Hingga saat ini, para peneliti mengaku belum menemukan lubang hitam bintang yang lebih kecil dari 5 massa matahari, yang meninggalkan celah massa.

“Sebelum kami menemukan objek apa pun di celah itu, keberadaan lubang hitam kecil itu di dekat Bumi sangat meragukan.

” Sehingga, ketika para astronom melihat bintang raksasa merah di dekatnya ditarik oleh sesuatu, mereka awalnya menepis kemungkinan bahwa itu adalah teman kecil yang tak terlihat.

Akan tetapi, Jayasinghe telah melihat lubang hitam ini dengan cara yang berbeda.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved