Di Tengah Pandemi, Muncul Vaksin Ilegal
Penambahan kasus Covid-19 harian di Indonesia dan berbagai negara belum mengalami penurunan yang signifikan hingga hari Rabu (26/5/2021)...
PROHABA.CO - Penambahan kasus Covid-19 harian di Indonesia dan berbagai negara belum mengalami penurunan yang signifikan hingga hari Rabu (26/5/2021).
Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada pukul 12.00 WIB menunjukkan adanya penambahan 5.034 kasus dalam 24 jam terakhir.
Jumlah tersebut didapatkan berdasarkan pemeriksaan terhadap 82.320 spesimen dari 56.318 orang.
Akibat penambahan tersebut, maka total kasus Covid-19 di Indonesia kini berjumlah 1.791.221 dengan total spesimen yang telah diperiksa sebanyak 16.291.888 dari 10.938.873 orang.
Dari jumlah tersebut, terdapat 1.645.263 orang pasien yang dinyatakan sembuh. Penambahan pasien sembuh pada hari yang sama adalah sebanyak 3.189 orang.
Sedangkan jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah 144 orang sehingga totalnya menjadi 49.771 orang.
Kasus aktif & suspek
Berdasarkan jumlah total kasus, pasien sembuh, dan pasien meninggal dunia Covid-19 yang tercatat pada Rabu (26/5/2021), terdapat 96.187 kasus aktif di Indonesia.
Kasus aktif adalah pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Baca juga: Tiga Vaksin Covid-19 Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona
Jumlahnya diketahui dari pengurangan jumlah total pasien terinfeksi Covid-19 dengan jumlah total pasien sembuh dan meninggal dunia.
Sementara itu, data juga menunjukkan ada sebanyak 90.901 orang yang suspek Covid-19.
Dari data yang sama, masih terdapat wilayah yang mengalami penambahan kasus baru.
Terdapat 30 provinsi yang mengalami penambahan kasus baru.
Setidaknya, ada lima provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi.
Kelima provinsi itu adalah Riau 739 kasus baru, Jawa Barat 660 kasus baru, DKI Jakarta 617 kasus baru, Jawa Tengah 548 kasus baru, dan Sumatera Barat 290 kasus baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/dua-orang-bocah-mengayuh-sepedanya-di-dekat-mural-bertema-covid-19-di-banjarmasin.jpg)