Demi Mendapatkan Suntikan Vaksin Covid-19, Seorang Kakek Buta Rela Berjalan kaki 35 Km

Seorang kakek berjalan kaki sejauh 35 Kilometer (Km) untuk mendapatkan suntikan vaksin, meski memiliki permasalahan pada penglihatan...

Editor: Muliadi Gani
BERITA HARIAN
Shaikh Ramly Sheikh Ahmad (78), ia berjalan kaki seorang diri sejauh 35 Km untuk mendapatkan vaksin Covid-19. 

PROHABA.CO, KUALA LUMPUR - Seorang kakek berjalan kaki sejauh 35 Kilometer (Km) untuk mendapatkan suntikan vaksin, meski memiliki permasalahan pada penglihatan.

Adalah Shaikh Ramly Sheikh Ahmad (78).

Ia berjalan seorang diri dengan tongkat dan membawa tas samping dari Kampung Kertau, ke Klinik Kesehatan Kuala Wau, Malaysia.

Melansir dari Berita Harian, Kamis (15/7/2021) Shaikh Ramly Sheikh Ahmad mengetahui bahwa adanya program vaksinasi massal dari individu yang mengantarkan bantuan ke rumahnya.

Sebelumnya ia tidak mengetahui bahwa ada dilakukan vaksinasi massal di Klinik Kesehatan Kuala Wau, Maran, Malaysia, sehingga ketika ia dapat informasi vaksin, Sheikh Ahmad berjalan kaki dari rumah menuju lokasi vaksin.

"Saya keluar rumah pada pukul 06:00 (waktu Malaysia) karena perlu berjalan kaki untuk menuju klinik yang letaknya jauh dari rumah.

Saya memang ingin mendapatkan suntikan vaksin karena saya sebelumnya belum pernah mendaftarkan diri untuk vaksin, karena tidak paham teknologi, selain itu ada masalah pada penglihatan," sebutnya.

Baca juga: Lockdown Malaysia Diperketat, Hanya Satu Orang Per Rumah Tangga Boleh Keluar Cari Kebutuhan

Tindakan berjalan kaki kakek ini diabadikan oleh jurnalis Malaysia bernama Farizul Hafiz Awang ketika melakukan liputan vaksinasi massal di lokasi.

Perjuangan Sheikh Ahmad membuat Farizul mengabadikan perjuangannya mendapatkan vaksin.

Apalagi dengan kondisi dirinya buta dan berjalan kaki, membuat mata peserta di lokasi vaksin tertuju pada kakek ini.

Farizul bertemu dengan kakek ini tidak jauh dari lokasi vaksin.

Karena menuju ke tempat yang sama, Farizul membawa kakek ini ke lokasi vaksin dan sampai di lokasi, pihak keamanan turut membantu kakek dari mendaftarkan sampai menerima suntikan vaksin.

Program vaksinasi tersebut dilaksanakan atas prakarsa Kementerian Perumahan Rakyat dan Pemerintah Daerah (KPKT)

Baca juga: Benarkah Tingginya Lonjakan Kasus Covid karena Vaksinasi?

Kementerian ini juga menyediakan tiga bus antar jemput yang digunakan warga untuk menyukseskan Program Imunisasi Nasional (PICK) Covid-19.

Perjuangan kakek ini mendapat perhatian dari pengguna media sosial, karena berjalan jauh dari rumah untuk mendapatkan vaksin.

Berbanding terbalik dari sebagian orang yang menolak vaksin dengan berbagai alasan tersendiri, bahkan lokasi vaksin yang disediakan dekat dengan pemukiman, masih ada sebagian besar orang yang menolak menerima vaksin.

Berbeda dengan kakek satu ini, dirinya yang buta dan sudah rentan, merupakan pejuang vaksin yang diacungkan jempol oleh sebagian besar pengguna media sosial.

Memperlihatkan perjuangan demikian patut diapresiasi, karena kekurangan bukan halangan baginya untuk menerima vaksin Covid-19. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Perjuangan Kakek Buta Berjalan Kaki 35 Km untuk Dapatkan Vaksin Covid-19

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved