Breaking News:

Apa Dampaknya Jika Bumi Bergerak ke Arah Berlawanan?

Selama ini Bumi terus berputar pada porosnya setiap 23 jam, 56 menit, dan 4,09053 detik. Kecepatan putarannya yang diukur pada khatulistiwa adalah...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI bumi menyerap sinar matahari. 

PROHABA.CO - Selama ini Bumi terus berputar pada porosnya setiap 23 jam, 56 menit, dan 4,09053 detik.

Kecepatan putarannya yang diukur pada khatulistiwa adalah sekitar 1.040 mph atau setara dengan 1.670 kilometer per jam.

Arah rotasi Bumi bisa disebut dengan prograde atau pergerakan dari barat ke timur dan akan terlihat seperti berlawanan dengan arah jarum jam jika dilihat dari atas Kutub Utara.

Dorongan dan momentum ketika Bumi berputar akan membentuk arus laut.

Bersamaan dengan adanya aliran angin atmosfer, fenomena ini akan menghasilkan pola iklim hingga membawa curah hujan ke seluruh dunia.

Namun, apa yang apabila Bumi berhenti berputar? Dilansir dari Live Science, Minggu (25/7/2021), dampak yang akan terjadi jika Bumi berhenti berputar adalah robeknya permukaan Bumi karena momentum sudut yang terus bergerak.

Apa itu momentum sudut? Sebelumnya perlu diketahui istilah momentum linier, yakni hasil dari massa suatu benda dan kecepatannya, termasuk arah dan kecepatan.

Contohnya, saat mobil direm mendadak, penumpang akan bergerak maju karena momentum linier.

Baca juga: Bumi Terjebak Panas pada Tingkat Mengkhawatirkan

Sementera momentum sudut adalah hasil dari gaya rotasi dengan momentum linier.

Ini adalah produk dari momen yang disebut inersia (gaya rotasi yang diperlukan untuk memutar massa) dan kecepatan sudut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved