Alibaba Group Pecat Manajer yang Terlibat Kasus Rudapaksa

Alibaba Group Holding telah memecat sejumlah stafnya, adanya pengakuan dari seorang wanita yang diperkosa oleh bosnya dan kliennya.

Editor: IKL
Pos Kupang
Ilustrasi Korban 

PROHABA.CO ,BEIJING – Kabar mengejutkan datang dari Alibaba Group Holding yang pasalnya telah memecat sejumlah stafnya dengan adanya tuduhan pemerkosaan. 

Alibaba Group, Minggu (8/8/2021) pemecatan tersebut lantaran adanya aduan dari seorang wanita di jaringan intranet perusahaan bahwa ia telah dirudapaksa oleh seorang bosnya dan seorang klien.

Dikutip dari CNBC, akun wanita itu yang tayang dalam bentuk PDF 11 halaman tidak saja viral di jaringan intranet perusahaan tetapi juga viral di media sosial Weibo di China.

"Alibaba Goup tidak mentolerir tindakan seksual tak terpuji, dan menjamin tempat kerja yang aman bagi para pekerja Alibaba adalah prioritas utama," ujar juru bicara dalam sebuah pernyataan, Minggu.

Baca juga: Pria 35 tahun Perkosa Gadis Gagap, Korban Diancam Bunuh Bila Memberitahukan

Baca juga: Pemuda Lecehkan Anak Bosnya yang Masih di Bawah Umur, Pelaku Ancam Korban Jika Melawan

"Kami telah memecat sejumlah pihak yang relevan yang diduga melanggar nilai dan kebijakan kami, dan kami telah membentuk satu gugus tugas khusus internal untuk menyelidiki kasus ini dan mendukung penyelidikan yang sedang dilakukan polisi,” sebutnya.

Sabtu malam, akun seorang staf wanita Alibaba menyebutkan peristiwa yang dialaminya dalam suatu perjalanan bisnis menjadi viral di sosial media China, dan menjadi trending di Weibo Minggu pagi waktu setempat

Wanita tersebut, yang tidak menyebutkan identitasnya, menuduh bosnya memaksanya ikut dalam perjalanan bisnis ke Kota Jinan, sekitar 900 kilometer dari kantor pusat Alibaba di Hanzhou.

Pihak Kepolisian di Kota Jinan mengatakan Minggu pagi bahwa mereka sedang menyelidiki hal ini.

Menurut wanita itu, tanggal 27 Juli malam, klien tersebut menciumnya. Setelah menenggak alkohol, ia terbangun di sebuah kamar hotel dengan busananya sudah dilucuti dan ia tidak ingat apa yang terjadi pada malam harinya.

Dia menambahkan, rekaman CCTV yang didapat wanita itu dari pihak hotel menunjukkan bahwa bosnya memasuki kamar itu empat kali sepanjang malam.

Ketika kembali ke Hangzhou, ia melaporkan insiden ini ke pihak HRD dan manajemen lebih tinggi pada 2 Agustus. Ia meminta agar bosnya dipecat.

Semula pihak HRD setuju, namun akhirnya itu tidak ditindalanjuti, sebutnya.

CEO Alibaba Daniel Zhang menanggapi masalah ini pada Sabtu lalu melalui pesan internal peusahaan, ujar seorang yang melihat laporan itu, namun perusahaan tidak secara resmi membeberkan masalah ini dalam jaringan intranet.

"Bukan cuma HRD yang harus minta maaf, para manajer departemen bisnis terkait jug aharus bertanggung jawab dan harus meminta maaf karena tidak bertindak dan gagal menanggapi masalah ini pada saatnya," sebut CEO.

Alibaba, dalam pengumuman intranetnya, menyebutkan atasan wanita itu, kotaknya di HRD, dan manajemen terkait langsung orang-orang itu telah dipecat, ujar seorang yang mengetahui hal ini.

Bulan lalu, skandal sek juga menghantam Cina sewaktu seorang penyanyi terkenal keturunan Chin-Kanada, Kris Wu, secara terbuka dituduh oleh seorang mahasiwa China berusia 18 tahun bahwa Kris dan teman2nya telah membiusnya dan perempuan lain untuk berhubungan intim dengannya.

Baca juga: Seorang Pria Ditangkap Polisi Karena Rudapaksa ABG, Orang Tua Curiga Melihat Perut Anaknya Membesar

Baca juga: Dua Pemuda Rudapaksa Anak di Bawah Umur di Dalam Mobil, Diulang Sehari Kemudian

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Kasus Perkosaan Karyawannya, Alibaba Group Umumkan Telah Pecat Manajer, https://www.tribunnews.com/internasional/2021/08/09/viral-kasus-perkosaan-karyawannya-alibaba-group-umumkan-telah-pecat-manajer

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved