Sabtu, 13 Juni 2026

Misteri Kawah Darvaza, “Gerbang Neraka” yang Terus Menyala

Selamat datang di “Gerbang Neraka”. Itu adalah istilah untuk kawah besar di padang pasir Turkmenistan yang selama puluhan tahun mengobarkan api...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
“GERBANG Neraka” di Kurakum. Kawah ini terletak di padang pasir Turkmenistan. Sudah puluhan tahun apinya tak kunjung padam. 

PROHABA.CO, KARAKUM - Selamat datang di “Gerbang Neraka”.

Itu adalah istilah untuk kawah besar di padang pasir Turkmenistan yang selama puluhan tahun mengobarkan api.

Namun, seperti apa asal-usulnya, masih tetap menjadi misteri.

Padang Pasir Karakum merupakan wilayah sangat panas dengan bukit pasir mencakup sekitar 70 persen Turkmenistan.

Wilayah ini dapat dijelajahi seluas 350.000 kilometer persegi selama berhari-hari dan yang terlihat hanyalah wilayah tak berujung dan lembah gurun tandus Karakum.

Di bagian utara gurun dapat ditemukan lubang gas cair yang telah mengobarkan api selama beberapa puluh tahun dan dikenal sebagai “Gerbang Neraka”.

Temuan pertama bermula pada 1971, saat pakar geologi Uni Soviet mengebor untuk mencari minyak di padang pasir dan menemukan kantong gas alam.

Pengeboran itu menyebabkan terbentuknya tiga lubang besar.

Untuk mencegah metana bocor, pakar geologi dikabarkan menyulut api salah satu lubang dan memperkirakan api akan mati dalam beberapa minggu.

Tetapi setelah seorang penjelajah Kanada, George Kourounis bertolak ke kedalaman kawah ini pada 2013, ia mengatakan tak ada dokumen yang menyebutkan mengapa terbentuk kawah seperti ini.

Baca juga: Disebut Layaknya Neraka, Kebakaran Hutan Turki Dinilai Paling Parah Selama 19 Tahun Terakhir

“Saat saya lihat untuk pertama kali dan berjalan di sisi kawah, angin panas gurun serta kobaran api di kawan sangat terasa di wajah saya.

Saya merasa, inilah tempat setan keluar,” kata Kourounis kepada BBC.

Dalam ekspedisi untuk National Geographic pada 2013 itu, Kourounis memang berusaha untuk mencari tahu mengapa “kobaran api permanen” ini bisa terjadi.

Menurut pakar geologi Turkmenistan, kawah selebar 69 meter dengan kedalaman 30 meter terbentuk pada tahun 1960-an tetapi baru mengobarkan api pada 1980-an.

Namun, dengan tingginya harga minyak dan gas di Turkmenistan selama masa Soviet, tampaknya catatan apa pun terkait terbentuknya kawah menjadi rahasia tingkat tinggi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved