Bakal Ada Vaksinasi Mandiri di Indonesia
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, Pemerintah Republik Indonesia bakal mengadakan program vaksinasi mandiri pada tahun 2022...
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, Kemenlu akan terus bekerja dengan berdiplomasi untuk memastikan keamanan pasokan vaksin bagi Indonesia dari semua jalur dengan segala mekanisme yang tersedia.
“Diplomasi Indonesia juga akan terus bekerja untuk menyuarakan agar kesetaraan vaksin bagi semua negara dapat terwujud,” kata Retno dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (20/8/2021).
Kedatangan tambahan 450.000 dosis vaksin AstraZeneca pada Kamis (19/8/2021) malam, lanjutnya, merupakan salah satu hasil dari kerja keras dan ikhtiar diplomasi Pemerintah Indonesia.
Tambahan vaksin tersebut merupakan bagian dari kerja sama Indonesia dan Belanda untuk menghadirkan 3 juta dosis vaksin ke Indonesia melalui mekanisme kerja sama bilateral atau dose-sharing mechanism.
“Untuk itu, atas nama pemerintah Indonesia, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Belanda atas dukungan dose sharing vaksin yang telah diberikan.
Semoga kerja sama lebih erat lagi (dapat diwujudkan) ke depan,” kata Retno.
Retno kembali menegaskan, pemerintah akan terus meningkatkan ikhtiar guna menjamin pasokan vaksin untuk kebutuhan rakyat Indonesia.
Baca juga: Tren Pencampuran Dua Merek Vaksin yang Berbeda, Apakah Lebih Ampuh ? Ini Kata WHO
“Sekali lagi, mari dukung program vaksinasi Covid-19 agar kita dapat keluar dari pandemi.
Terima kasih, terus jaga kesehatan, dan patuhi protokol kesehatan (prokes),” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Belanda melalui Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns.
Menurutnya, kontribusi Pemerintah Belanda akan sangat bermanfaat bagi akselerasi program vaksinasi di Indonesia.
“Hal itu sekaligus memberi contoh bahwa untuk bisa menyelesaikan pandemi, semua bangsa harus memperoleh akses vaksinasi,” ujar Menkes Budi.
Sementara itu, Lambert Grijns mengatakan bahwa melalui donasi vaksin, pihaknya ingin menunjukkan solidaritas kepada Pemerintah Indonesia.
Hal ini juga menjadi menjadi momentum untuk mewujudkan hubungan yang harmonis dalam kemitraan strategis.
“Seperti Indonesia, Belanda juga mendorong akses vaksin untuk semua orang di dunia,” ujarnya. (kompas.com)
Baca juga: Gelar Vaksinasi Massal, Pemerintah Pastikan Stok Vaksin Cukup Bagi Seluruh Masyarakat Aceh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ilustrasi-vaksinator-menyuntikkan-vaksin-covid-19-pfizer-kepada-warga.jpg)