Bakal Ada Vaksinasi Mandiri di Indonesia

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, Pemerintah Republik Indonesia bakal mengadakan program vaksinasi mandiri pada tahun 2022...

Editor: Muliadi Gani
ILUSTRASI. Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 Pfizer kepada warga di Puskesmas Lebak Bulus, Jakarta, Senin (23/8/2021). Bagi yang mampu, pemerintah berencana siapkan vaksinasi mandiri pada 2022 

PROHABA.CO, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, Pemerintah Republik Indonesia bakal mengadakan program vaksinasi mandiri pada tahun 2022.

Vaksinasi mandiri ini ditujukan untuk masyarakat yang mampu secara ekonomi.

Bendahara Negara ini menyebutkan, vaksinasi mandiri merupakan salah satu cara pemerintah meng akselerasi vaksinasi guna mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity).

“Upaya percepatan vaksinasi akan dilakukan melalui pelaksanaan program vaksinasi yang di biayai APBN maupun skema vaksinasi mandiri pada kelompok masyarakat mampu,” kata Sri Mulyani pada Rapat Paripurna bersama DPR RI, Selasa (24/8/2021).

Wanita yang akrab disapa Ani ini mengakui, program vaksinasi masih akan menjadi fokus pemerintah tahun depan.

Harapannya, target 1 juta dosis per hari bisa ditingkatkan, mengingat target tersebut sudah tercapai pada bulan Juni 2021.

“Diharapkan akan semakin meningkat seiring dengan upaya percepatan vaksinasi, di antaranya melalui pelibatan pemda, personel, TNI-Polri, dan bidan yang dikoordinasikan oleh BKKBN,” ucap Sri Mulyani.

Guna melancarkan program tersebut, pemerintah akan menjaga ketersediaan vaksin serta keterjangkauan harga vaksin dengan menjalin kerja sama secara bilateral maupun multilateral.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Pintu Masuk Virus Corona ke Sel Manusia

Begitu juga dengan langkah mengupayakan produksi vaksin dalam negeri melalui dukungan kerja sama dengan berbagai pihak.

“Pemerintah juga terus mendorong agar kampanye/edukasi dan pengawasan disiplin protokol kesehatan 5M tetap berlangsung sehingga penyebaran kasus Covid-19 dapat dikendalikan,” sebut Ani.

Adapun dalam RAPBN 2022, anggaran kesehatan mencapai Rp 255,3 triliun atau 9,4 persen dari belanja negara, lebih tinggi dari amanat UU Kesehatan minimal 5 persen dari APBN.

Dari anggaran tersebut, alokasi penanganan pandemi Covid-19 diperkirakan mencapai Rp 115,9 triliun melalui strategi yang lebih adaptif dan berkesinambungan.

Pemanfaatan anggaran tersebut akan diarahkan pada penyelesaian program vaksinasi dan antisipasi vaksinasi lanjutan, serta berbagai penanganan kesehatan seperti penguatan testing, tracing, and treatment, klaim biaya perawatan pasien Covid-19, penyediaan obat, dan insentif tenaga kesehatan.

Kesetaraan vaksin Sementara itu, melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Pemerintah RI secara konsisten mendorong diplomasi terkait kesetaraan vaksin di dunia.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan vaksin di tengah lonjakan kasus Covid-19 secara global.

Baca juga: Enam Mitos tentang Vaksin Covid-19 yang Tidak Benar

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved