Breaking News:

Pencuri Pecahkan Kaca Mobil, Rp 138 Juta Uang Pasutri Raib, Tas Ditemukan Sudah Kosong

Aksi spesialis pencuri dengan modus memecahkan kaca mobil kambuh lagi di Pidie. Kasus terbaru menimpa mobil milik M Kasim bin Abdullah (63)

Editor: bakri
FOTO FOR PROHABA
MOBIL Suzuki Grand Vitara BL 1894 JK milik M Kasim dipecahkan kacanya oleh pencuri di Sigli, Pidie, Kamis (2/9/2021). Dari dalam mobil tersebut pelaku melarikan uang milik pasangan suami istri yang baru diambil di bank Rp 138 juta. 

SIGLI - Aksi spesialis pencuri dengan modus memecahkan kaca mobil kambuh lagi di Pidie. Kasus terbaru menimpa mobil milik M Kasim bin Abdullah (63), pensiunan guru asal Gampong Ie Masen, Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Pidie. Dalam insiden itu, uang tunai ratusan juta rupiah di dalam tas yang diletakkan dalam mobil jenis Suzuki Grand Vitara merah maron BL 1894 JK berhasil dibawa kabur pencuri.

Menurut polisi, saat kejadian mobil Suzuki Grand Vitara itu diparkir di ruas jalan Sigli-Banda Aceh, dekat dengan Mapolres Pidie di kawasan Gampong Blang Asan, Kecamatan Kota Sigli, Kamis (2/9/2021) sekitar pukul 11.00 WIB. Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK MH, kepada Prohaba Minggu (5/9/2021) menjelaskan, pada tanggal 2 September 2021 sekira pukul 10.00 WIB, M Kasim bersama istrinya, Salbiah, pergi ke Bank Aceh Syariah Sigli untuk menarik uang pinjaman Rp 55 juta. Sementara istrinya menarik uang Rp 83 juta, sehingga totalnya Rp 138 juta.

Kemudian, uang yang barusan ditarik pasangan suami istri (pasutri) itu dimasukkan ke dalam tas jinjing milik Salbiah. Sekira pukul 10.45 WIB, pasutri tersebut keluar dari Bank Aceh Syariah Sigli.

Tujuan mereka adalah Bank Mandiri Taspen. Pasangan ini naik Suzuki Grand Vitara BL 1894 JK yang dikemudikan M Kasim. Tas berisi uang tunai itu diletakkannya di lantai bawah depan jok sebelah kiri. Sesampai di samping Bank Mandiri Taspen sekira pukul 11.00 WIB, Salbiah turun dari mobil untuk mengambil gaji pensiun tanpa membawa tas yang berisi uang tersebut.

Kemudian, M Kasim pun menyusul turun dengan mengunci semua pintu mobil dan memarkir mobilnya di depan Bank Mandri Taspen. Saat kembali ke mobil, pasutri tersebut terkejut melihat kaca pintu depan samping kiri mobilnya sudah pecah. Mobil tersebut kebetulan tak punya alarm sehingga saat kacanya dipecahkan tidak mengeluarkan suara/bunyi. “M Kasim (korban) langsung memeriksa ke dalam mobil, ternyata tas yang berisi uang tunai sejumlah Rp 138.000.000 milik korban sudah hilang dicuri,” jelas Kapolres Padli.

Dikatakan, M Kasim telah membuat laporan ke Mapolres Pidie terkait raibnya uang di dalam mobil yang diambil pencuri dengan memecahkan kaca mobil. Menurutnya, tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan itu masih dalam penyelidikan polisi. Beberapa jam kemudian, polisi berhasil memukan satu tas jinjing warna biru dongker merek Dior yang diyakini milik Salbiah.

Tas tersebut dibuang pelaku di areal persawahan Bambi, Kecamatan Peukan Baro, Pidie. Di dalamnya ditemukan tiga buku tabungan, kartu identitas milik korban, dan satu unit handphone Nokia seri 105. Tas tersebut ditemukan anggota Opsnal Polres Pidie di areal persawahan Bambi. Namun, uang di dalam tas itu tak tersisa. (naz)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved