Breaking News:

Kriminal

Seorang Pemuda Aniaya Temannya hingga Tewas

Nurhadi Wijaya (25) warga asal Padukuhan Peleman, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul nekat menganiaya temannya ST Brattomo ...

Editor: Muliadi Gani
Tribunnews.com/nakedsecurity.sophos.com
Ilustrasi 

PROHABA.CO, YOGYAKARTA - Nurhadi Wijaya (25) warga asal Padukuhan Peleman, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul nekat menganiaya temannya ST Brattomo Sutarman (59) warga Minggiran, Suryodingratan, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta dengan gagang cangkul hingga tewas pada Selasa (14/9) malam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bantul AKP Ngadi menyampaikan kasus ini bermula saat Nurhadi duduk di depan rumahnya, Padukuhan Pelemsewu, Pangggungharjo, Sewon.

Saat itu Brattomo pulang ke kontrakan mengendarai sepeda. Posisi rumah kontrakan korban berada di belakang rumah paman pelaku. Pelaku kemudian mengunjungi rumah kontrakan korban.

“Di depan TV tiba-tiba pikiran pelaku blank, kemudian ada nasi di depan TV dan pelaku balurkan ke kepala pelaku dan seluruh tubuhnya.

Kemudian pelaku ambil lagi lalu dibalurkan ke kepala korban yang saat itu akan ke kamar mandi,” kata Ngadi kepada wartawan di Mapolres Bantul, Rabu (15/9).

Brattomo langsung naik pitam, dan memukul pelaku dengan balok kayu.

Saat itu, Nurhadi berhasil merebut balik kayu dari tangan korban.

Korban mengambil ember bekas terbuat dari besi dan dilemparkan ke pelaku.

Korban lalu kembali ke kamar mengambil dua balok kayu dan memukulkan ke kaki pelaku.

Baca juga: Seorang Istri di Kota Palembang Babak Belur Dianiaya Suaminya

Baca juga: Diduga Tewas Dianiaya, KontraS Sumut: Polisi Harus Lakukan Penyelidikan Secara Profesional .

Nurhadi sempat meminta ampun kepada korban, tapi tetap dipukuli.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved