Sabtu, 25 April 2026

Internet di Seluruh Dunia Terganggu Badai Matahari

Apakah internet Anda mati atau aksesnya tidak stabil? Jangan langsung kesal. Karena, faktor yang menyebabkan internet Anda mati ada beragam...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: REUTERS
ILUSTRASI badai matahari. 

PROHABA.CO - Apakah internet Anda mati atau aksesnya tidak stabil? Jangan langsung kesal.

Karena, faktor yang menyebabkan internet Anda mati ada beragam.

Bisa jadi kuota tidak jalan atau jaringan wi-fi mati bukan selalu salah operator atau servernya.

Tapi, Pernahkah Anda membayangkan bahwa penyebab internet mati itu adalah sesuatu yang besar atau bahkan tidak pernah Anda bayangkan? Seperti berhubungan dengan Matahari, ya Matahari, pusat tata surya kita.

Dilansir dari internasional.kontan. co.id yang mengutip Gizbot pada Senin (20/9/2021), bisa jadi internet Anda mati karena badai supermatahari.

Badai supermatahari itu sedang menuju ke Bumi dan dapat menyebabkan "kiamat internet".

Sebenarnya para ahli sudah mengingatkan kita tentang "kiamat internet" beberapa hari lalu.

Karena badai matahari dapat berpotensi merusak satelit komunikasi, sehingga membuat jutaan orang dalam keadaan off line.

Memang apa itu badai matahari? Apa hubungannya dengan internet yang mati? Perlu Anda tahu, badai matahari kerap kali disebut sebagai badai magnetik.

Baca juga: Tampilan Baru Windows 11 Mulai Bermunculan di Internet, Disebut Mirip Tampilan MacOS

Itu adalah sebuah gangguan sesaat yang terjadi pada magnetosfer yang disebabkan oleh gangguan pada interplanetary medium.

Badai matahari tersebut terjadi dikarenakan letupan lidah api besar yang terjadi di matahari.

Matahari juga terus-menerus mengirimkan partikel eletromagnetik.

Partikel inilah yang disebut angin matahari. Nah, apa pengaruh badai matahari? Sangeetha Abdu Jyothi dari Universitas of California, Irvine menulis sebuah studi yang berjudul "Solar Superstorms: Planning for an Internet Apocalypse".

Studi ini dipresentasikan pada konferensi komunikasi data SIGCOMM 2021.

Kata Sangeetha Abdu Jyothi, matahari diperkirakan akan menjadi lebih aktif dalam waktu dekat.

Akibat dari periode aktivitas matahari itu membuat kemajuan teknologi modern menjadi lemah.

Karena matahari akan menjadi jauh lebih aktif, maka dia memuntahkan lebih banyak gelombang matahari seiring berjalannya waktu.

Baca juga: Internet Sudah Jadi Napas Baru Kehidupan di Tengah Pandemi

Dan ini akan menyebabkan cuaca luar angkasa yang ekstrem.

Padahal, kondisi itu secara langsung mempengaruhi kehidupan di Bumi seperti yang kita ketahui, antara 1,6 dan 12 persen dalam dekade berikutnya.

Sebagian besar dampak akan terjadi untuk kabel bawah laut.

Soal penyebab kiamat internet, studi itu menjelaskan bahwa internet yang menggunakan serat optik (fi ber optic) tidak akan memiliki banyak risiko kerusakan akibat badai matahari.

Hal ini karena serat optik tidak terpengaruh oleh arus dari gelombang magnetik.

Di sisi lain, kabel bawah laut mungkin tidak seberuntung serat optik.

Sebab, badai matahari dapat mengganggu bahkan beberapa kabel itu akan menyebabkan pemadaman konektivitas dan mengalihkan kita ke mode off line.

Jika badai matahari terus terjadi, maka jangan heran jika internet akan tidak akan stabil. (Intisari-online. com)

Baca juga: Fenomena Surya Pethak atau Sinar Matahari Memutih Tanda Pergantian Zaman? Ini Penjelasan Peneliti

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved