Kriminal

Penggerebekan Lapak Judi oleh Polsek Sunggal Cuma ‘Ecek-ecek’

Lapak judi tembak ikan dan dadu goncang di Jalan Bunga Ester, Lingkungan XV, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang ...

Editor: Muliadi Gani
net
ilustrasi - penggerebekan lapak judi 

PROHABA.CO, MEDAN - Lapak judi tembak ikan dan dadu goncang di Jalan Bunga Ester, Lingkungan XV, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang sudah beberapa bulan terakhir beroperasi.

Karena keberadaannya meresahkan masyarakat, lokasi judi yang dahulunya bekas restoran daging kuda itu kemudian digerebek petugas gabungan dari Kecamatan Medan Sunggal, Satpol PP Kota Medan dan Polsek Sunggal.

Namun, penggerebekan dan penertiban lapak judi tersebut terkesan ‘ecekecek’.

Pasalnya, dalam penggerebekan ini pihak terkait meloloskan pengelola judi tanpa diproses hukum, dan mesin judi tembak ikan yang sebelumnya ada di lokasi mendadak raib.

Terkait pelanggaran pidana perjudian ini, www.tribun-medan.com coba mengonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak.

Saat dikonfi rmasi soal pelanggaran pidana lokasi judi tersebut, Budiman acuh.

Dia meminta awak media menanyakan masalah penggerebekan ini pada Plt Camat Medan Selayang, Viza Fandhana.

“Oh ya, tanya aja lah sama Camat Selayang.

Oke, jelas!,” katanya menutup telepon, Selasa (28/9/2021) malam.

Lantaran mengaku tak mengurusi penggerebekan ini, awak media kembali menghubungi Budiman.

Baca juga: Agen Judi Online Ditangkap, Chip dan Uang Tunai Disita

Baca juga: Sat Intelkam Gerebek Lapak Judi, Lima Pelaku Ditangkap, Sabu dan Ganja Turut Disita

Awak media menjelaskan pada Budiman, bahwa penggerebekan lapak judi pada Senin (27/9/2021) dinihari kemarin itu turut melibatkan Polsek Sunggal.

Bahkan, di lokasi penggerebekan Kapolsek Sunggal AKP P Panjaitan sempat foto-foto bersama pihak kecamatan.

Namun, Budiman tetap kukuh mengatakan bahwa tanggung jawab penggerebekan ini ada pada Camat Medan Selayang.

Yang razia Medan Selayang, kita tidak ada ke situ,” sebutnya sembari menutup telpon.

Sementara itu, Plt Camat Medan Selayang, Viza Fandhana mengaku sempat menghubungi Wali Kota Medan, Bobby Nasution sebelum menggerebek lokasi perjudian tersebut.

Dia beralasan dirinya spontan saja mengontak menantu Presiden RI itu, lantaran menganggap Bobby Nasution adalah atasannya.

Kuat dugaan, lapak judi itu selama ini dikelola mafia dan disinyalir dilindungi oknum.

Sehingga Plt Camat diduga ketakutan, dan minta arahan Wali Kota Medan.

Sayangnya, setelah menyegel tempat itu, tindak pidana perjudiannya tidak berlanjut.

Ada kesan, penggerebekan ini cuma pencitraan belaka, lantaran proses hukum terhadap pengelola dan lokasi judi tak jelas ujungnya. (tribun-medan.com)

Baca juga: Terlilit Utang Judi Togel, Seorang Pria di Cipulir Nekat Rampok dan Bacok Emak-emak

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved