5 Gejala Post-Covid Syndrome yang Paling Sering Dirasakan

Post-covid syndrome merupakan kondisi fisik atau gejala yang dirasakan setelah seseorang dinyatakan sembuh atau negatif dari Covid-19...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI gejala post-covid syndrome. Setelah pasien Covid- 19 sembuh, umumnya muncul beberapa gejala, seperti kelelahan, rambut rontok hingga gangguan pada sistem pernapasan. 

PROHABA.CO - Post-covid syndrome merupakan kondisi fisik atau gejala yang dirasakan setelah seseorang dinyatakan sembuh atau negatif dari Covid-19.

Hal ini sekarang menjadi pembahasan penting karena gejala postcovid syndrome dirasakan oleh sebagian besar orang yang telah sembuh dari Covid-19.

Adapun lima gejala post-covid syndrome yang paling sering dirasakan adalah sebagai berikut.

1.Fatigue atau kelelahan. Gejala ini dialami oleh 58 persen dari total keseluruhan gejala lain;

2.Sakit kepala. Gejala ini menunjukkan angka sebesar 44 persen pada metaanalisis;

3.Gangguan atensi atau sering kehilangan fokus sebesar 27 persen;

4.Hair loss atau rambut rontok dengan angka sebesar 25 persen; dan

5.Dyspnea atau sesak napas yang menunjukkan angka sebesar 24 persen.

Menurut dr Wirawan, gejala rambut rontok cukup banyak dialami oleh pasien, meskipun berada di urutan keempat terbanyak.

"Banyak pasien yang mengataan bahwa, 'Wah rambut saya rontok bisa sehari segenggam' tidak peduli laki-laki atau perempuan," ujar dr Wirawan Hambali SpPD pada webinar bertajuk Kenali Post-Covid-19 Syndome oleh RSPI Group, di Jakarta, Selasa (29/9/2021).

Baca juga: Viral! Relawan Pasien Covid-19 Joget Dekat Lubang Pemakaman, Begini Penjelasan Polisi

Namun, selain gejala klinis postcovid syndrom, terdapat juga gejala laboratoris.

Gejala laboratoris ini ditandai dengan hasil rontgen atau xray yang masih belum normal setelah dinyatakan negatif dari Covid-19.

Melanjutkan penjelasan terkait gejala post-covid syndrome, dr Wirawan juga menjabarkan gejala secara spesifik pada sistem pernapasan.

Gejala spesifi k pada sistem pernapasan tersebut berupa batuk, rasa tidak nyaman di dada hingga penurunan kapasitas paru.

Penurunan kapasitas paru ini bisa ditandai dengan perbandingan kondisi sebelum terkena Covid-19 yang mampu naik dua anak tangga sekaligus, tetapi setelah Covid-19 merasa kelelahan bahkan hanya untuk menaiki satu anak tangga saja.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved