Breaking News:

Internasional

Pria India Selundupkan 1 Kg Emas di Anusnya

Seorang pria di India ditangkap, setelah berusaha menyelundupkan emas dalam bentuk pasta seberat hampir 1 kg di anusnya...

Editor: Muliadi Gani
Sundayworld.com
Seorang penumpang pesawat GoAir menyeludupkan emas 1,3 Kg di anusnya guna menghindari pajak. 

PROHABA.CO, NEW DELHI - Seorang pria di India ditangkap, setelah berusaha menyelundupkan emas dalam bentuk pasta seberat hampir 1 kg di anusnya.

"Negeri Bollywood" itu disebut merupakan konsumen emas terbesar kedua di dunia dan penyelundupan emas begitu marak di negeri ini beberapa tahun terakhir.

Untuk mengelabui polisi, penyelundup dikabarkan mengubah emasnya menjadi bentuk pasta sehingga lebih mudah dibawa.

Si penyelundup tertangkap di Bandara Imphal, Negara Bagian Manipur, pada Senin (27/9/2021) setelah petugas mendeteksi logam di rongga tubuhnya.

Badan Keamanan Industrial Pusat India menyatakan, pria itu langsung diinterogasi dan memberikan jawaban tak memuaskan.

Petugas kemudian membawanya untuk pemeriksaan medis dengan sinar-X dan menunjukkan adanya minteral di tubuh bawahnya.

Baca juga: Dua Perempuan Gagalkan Penyelundupan Sabu ke LP, Pengorder Diboyong ke Polresta

Saat digeledah, petugas mengamankan empat kapsul berisi pasta emas di anus penyelundup dengan total berat lebih dari 900 gram, hampir 1 kg.

Dilansir AFP Rabu (29/9/2021), nilai mineral mulia tersebut mencapai 4,2 juta rupee atau sekitar Rp 809,6 juta.

Permintaan akan emas begitu meningkat pada akhir tahun, terutama untuk pernikahan atau persiapan festival Hindu seperti Diwali atau Dussehra.

Penyelundup dilaporkan makin kreatif dan nekat.

Ada yang menjahit barang selundupannya di baju, memasukkannya ke mulut, hingga menyembunyikannya di kursi roda.

Pada Agustus, Pusat Kebijakan Emas India menerangkan sekitar 300 ton emas setiap tahunnya diselundupkan, sehingga membuat pemerintah merugi. (kompas.com)

Baca juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan 195 Kg Ganja Kering di Galus, Dua Mobil dan Dua Tersangka Diamankan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved