Breaking News:

Pedagang Pasar dan Penganiaya Sama-Sama Jadi Tersangka

Polisi menetapkan LG, pedagang Pasar Gambir, Suatera Utara (Sumut), dan BS, orang yang menganiaya LG sama-sama menjadi tersangka kasus penganiayaan...

Editor: Muliadi Gani
HO/Tribun-Medan.com
LWG (kanan), pedagang sayuran yang berada di pajak Gambir saat dianiaya oleh preman bernama Beny (kiri), Minggu (5/9/2021) lalu. Terbaru, Beny selaku pelaku penganiayaan justru melaporkan balik korban gara-gara memberontak saat dipukuli. 

PROHABA.CO, MEDAN - Polisi menetapkan LG, pedagang Pasar Gambir, Suatera Utara (Sumut), dan BS, orang yang menganiaya LG sama-sama menjadi tersangka kasus penganiayaan.

Kasus yang menarik perhatian masyarakat itu kemudian viral di media sosial dan jadi perbincangan masyarakat.

Lalu, bagaiamana sebenarnya duduk perkara kasus tersebut? Peristiwa ini diawali dari sebuah video viral yang memperlihatkan seorang pedagang perempuan berinisial LG dianiaya oleh dua pria di Pasar Gambir, Kelurahan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Video itu beredar di Instagram dan menjadi perbincangan seru.

Dari video berdurasi 23 detik itu, tampak pedagang LG menjerit kesakitan dan terjatuh di depan pelaku yang bertubuh tinggi dan tegap.

Tulisan dalam unggahan dari akun Instagram yang beredar menyebutkan, pedagang itu dipukuli sampai tidak berdaya diduga karena dipungli oleh dua preman.

LG melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Percut Sei Tuan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Janpiter Napitupulu membenarkan sudah mendapat laporan penganiayaan dari LG. Penganiayaan itu terjadi pada Minggu (5/9/2021) pagi.

Penganiayaan bermula saat pelaku yang sedang melintas terhalang oleh becak barang milik LG.

Baca juga: Poldasu Ambil Alih Kasus Preman Penganiaya Pedagang

“Disampaikanlah oleh pelaku untuk geser supaya tak terganggu jalannya, terjadilah cekcok.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved