Sepmor Tabrak Truk, Dua Pengendara Mandi ‘Darah’
Kecelakan lalu lintas (laka lantas) di depan Gedung DPRK Aceh Tamiang, Minggu (18/10/2021) malam menggegerkan masyarakat karena banyaknya ceceran...
PROHABA.CO, KUALASIMPANG - Kecelakan lalu lintas (laka lantas) di depan Gedung DPRK Aceh Tamiang, Minggu (18/10/2021) malam menggegerkan masyarakat karena banyaknya ceceran “darah” di lokasi kejadian.
Cairan merah yang membanjiri aspal itu langsung dikaitkan warga dengan kondisi dua pengendara sepeda motor (sepmor) yang terbaring di jalan.
Warga pun histeris karena menyimpulkan keduanya mengalami luka berat hingga mengalami pendarahan hebat, sekilas seperti orang yang mandi darah.
Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang, Iptu Jufni, menjelaskan kedua pengendara sepmor itu terindentifikasi berinisial MA (24), warga Blangpaseh, Langsa dan Kh (26), penduduk Kampung Melayu, Langsa.
Keduanya dilaporkan melaju kencang dengan berboncengan naik sepmor Yamaha Vega BL 5598 FN dari arah Kota Kualasimpang menuju Kota Langsa.
Setibanya di depan Gedung DPRK Aceh Tamiang, kedua pemuda ini dilaporkan sama sekali tidak mengurangi kecepatan sepmornya, padahal di depannya sudah terlihat dumptruck BL 8504 FB yang berputar arah.
Jufni menjelaskan, saat itu pengemudi truk, SA (25), warga Seruway, Aceh Tamiang, sudah memberi sinyal meminta jalan dengan menghidupkan lampu dim (lampu besar di bagian depan mobil yang dapat dihidupkan atau dimatikan untuk memberi isyarat kepada kendaraan lain).
Baca juga: Tabrakan di Aceh Timur, Sopir Pikap dan Hiace Kritis
“Lampu dim ini direspons pengemudi Avanza dengan mengurangi kecepatan.
Tapi ternyata, di belakang Avanza muncul sepeda motor yang melaju kencang, sehingga menabrak pintu truk,” ungkap Jufni.
Benturan keras ini menyebabkan kedua pengendara sepmor terpental ke aspal.
Warga yang melihat kejadian itu menjadi panik ketika lokasi kejadian langsung dipenuhi cairan merah menyerupai darah.
Namun, usut punya usut, cairan yang diduga darah itu ternyata minuman keras jenis anggur merah.
Minuman beralkohol ini bersumber dari dua tas yang dibawa oleh pengendara sepmor tersebut.
“Sebagian sudah pecah, makanya banyak yang tumpah di aspal,” kata Jufni.
Dia menguraikan kecelakaan ini menimbulkan kerugian materiel Rp 3 juta, sedangkan dua kendaraan yang terlibat benturan itu telah diamankan ke Satlantas Polres Aceh Tamiang.
Kepemilikan minuman keras oleh kedua pria itu juga ikut diselidki. (mad)
Baca juga: Elak Minibus, Truk Berisi Kaca Kecelakaan di Padang Tiji
Baca juga: Kecelakaan di Tamiang, Warga Depok Tewas Usai Tabrak Vario