Netizen Singkil Posting Wisatawan Tercebur ke Laut Dikejar Anjing
Netizen Aceh Singkil mulai bereaksi terkait viralnya anjing bernama Canon yang mati seusai dibawa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ...
PROHABA.CO, SINGKIL - Netizen Aceh Singkil mulai bereaksi terkait viralnya anjing bernama Canon yang mati seusai dibawa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke Singkil dari objek wisata Pulau Panjang, Kecamatan Pulau Banyak.
Reaksi itu sebagai bentuk dukungan terhadap Satpol PP Aceh Singkil, lantaran anjing tersebut selama ini meresahkan wisatawan.
Misalnya, ada wisatawan yang tercebur ke laut gara-gara dikejar si Canon serta ada warga yang mengaku pernah digigit Canon saat berada di lokasi wisata Pulau Panjang.
Bukan hanya sekadar menulis, netizen juga memosting video ketika seorang pengunjung lari terbirit-birit ke laut dengan tangan di atas memegang gitar, akibat takut dikejar anjing.
Sedangkan warga yang mengaku jadi korban gigitan anjing Canon bernama Eko, warga Pulau Banyak, yang berprofesi sebagai pemandu wisata.
"Katanya Canon itu baik, tapi nyatanya saya pernah digigit sampai dirujuk ke rumah sakit," kata Eko dalam rekaman video.
Sementara itu, Camat Pulau Banyak, Mukhlis, membantah tudingan bahwa anjing bernama Canon diambil paksa dari resor wisata Pulau Panjang, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, oleh pihak Satpol PP Aceh Singkil.
Camat Mukhlis mengatakan, anjing tersebut dibawa setelah terlebih dahulu dikomunikasikan dengan pemiliknya.
Dalam komunikasi via telpon, pemilik mengambil anjing itu ketika telah sampai ke Singkil.
"Berdasarkan hasil komunikasi via telepon Pak Mukim dengan Willi, pemilik anjing, anjing itu dipindahkan ke Singkil.
Baca juga: Tujuh Wisatawan Terseret Arus saat Selfie di Laut
Selanjutnya, di Singkil akan dijemput Willi yang kebetulan lagi di luar daerah.
Jadi, anjing itu bukan dirampas atau ditangkap," kata Mukhlis, Senin (25/10/2021).
Mukhlis juga menyebutkan yang memasukkan anjing tersebut ke dalam keranjang bukan Satpol PP.
Akan tetapi, dilakukan oleh pihak staf di resor yang pelihara anjing.
"Yang memasukkan ke dalam keranjang adalah staf Kimo Resort itu sendiri," jelas Camat Mukhlis.