Jumat, 5 Juni 2026

Tahukah Anda

Kenali Tujuh Buaya yang Paling Berbahaya di Dunia

Buaya termasuk hewan buas yang banyak ditakuti manusia. Saat ini, terdapat sekitar 23 spesies buaya yang dianggap berbahaya bagi manusia...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: FREEPIK.COM/NAYPONG
Ilustrasi buaya. 

Alligator Amerika (Alligator mississippiensis) berasal dari wilayah Gulf Coast, Amerika Serikat, dan hidup di lingkungan air tawar.

Juga banyak terdapat di Everglade, Florida.

Kebanyakan alligator tumbuh dengan ukuran yang lebih kecil dari buaya, yakni sekitar 4-4,5 meter.

Antara tahun 2000 dan 2007, serangan alligator rata-rata di bawah 11 per tahun di Florida dengan kematian kurang dari 10 persen.

4. Gharial

Gharial (Gavialis gangeticus) adalah buaya yang paling berbahaya di dunia yang mendiami sungai-sungai di India utara dan Nepal.

Spesies ini dibedakan oleh bentuk rahangnya yang panjang, sangat ramping, dan bergigi tajam.

Gharial tidak menyerang manusia, tetapi tampaknya ia memakan mayat yang mengapung dalam upacara pemakaman di Sungai Gangga.

Baca juga: Pemburu Belah Perut Buaya, Dapat Benda Antik 5.000 Tahun

Baca juga: Pemburu Missisippi Belah Perut Buaya, Dapat Benda Antik 5.000 Tahun

5. Buaya Amerika

Buaya Amerika (Crocodylus acutus) menghuni berbagai habitat perairan di Florida Selatan dan Meksiko Selatan, melalui pulau-pulau Karibia, Amerika Tengah, hingga Amerika Selatan bagian utara.

Pada tahun 2008 dan 2013, menurut catatan CrocBITE, terdapat 90 serangan buaya Amerika terhadap manusia dan mengakibatkan 20 kematian.

6. Buaya Rawa

Buaya rawa (Crocodylus palustris) dapat ditemukan di kolam air tawar, lahan basah, danau, dan aliran sungai.

Hewan yang hidup di Iran dan Asia Tenggara ini memiliki termasuk salah satu spesies buaya terbesar dengan ukuran tubuh mencapai 5 mter.

Menurut CrocBITE, buaya rawa telah menyerang 110 orang antara tahun 2008 dan 2013 dengan sepertiganya mengakibatkan kematian.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved