Kamis, 4 Juni 2026

Luar Negeri

Turis Ngesek di Bukit Pasir, Cagar Alam Spanyol Rusak Parah

Cagar alam Dunas de Maspalomas di pulau Gran Canaria, Spanyol, terancam akibat aktivitas turis yang berhubungan seks di alam terbuka ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
COURTESY ULPGC.
Hasil pemetaan melalui geographic information system (GIS), ditemukan 298 titik para turis berhubungan intim dengan merubah lingkungan. 

PROHABA.CO, MADRID - Cagar alam Dunas de Maspalomas di pulau Gran Canaria, Spanyol, terancam akibat aktivitas turis yang berhubungan seks di alam terbuka.

Cagar alam ini terkenal dengan bukit pasirnya yang bergelombang di tepi pantai.

Bukit pasir itu bergerak secara teratur.

Sejak 1982, kawasan cagar alam ini adalah wilayah yang dilindungi, salah satu dari sedikit tempat yang tersisa di Eropa.

Letaknya di antara Afrika dan Eropa, merupakan tempat beristirahat bagi burung-burung yang migrasi (ruana).

Namun, destinasi tersebut kini dibanjiri wisatawan yang menyebabkan habitat alam di sana terancam.

Dalan sebuah makalah baru dalam Journal of Environmental Management berjudul “Sand, Sun, Sea, and Sex with Strangers, the ‘five S, disebutkan bahwa turis yang berhubungan seks di bikit pasir tersebut telah mengancam habitat setempat.

Para peneliti menginventarisasi 298 “tempat seks” di cagar alam tersebut dengan luas total lebih dari dua mil persegi.

Lokasi favorit para turis untuk bercinta di bukit pasir yang menggembung di sekitar vegetasi.

Baca juga: Seekor Belut Besar Masuk ke dalam Usus, Pria Tiongkok Ungkap Penyebabnya

Baca juga: Pelajar SMP Dianiaya Gurunya hingga Tewas

Penelitian dilakukan pada Mei 2018, termasuk saat digelarnya festival gay lokal.

Turis menginjak-injak vegetasi, membuang tanaman dan pasir, membuang sampah sembarangan termasuk rokok, kondom, tisu toilet, tisu, dan kaleng.

Para turis juga menggunakan bukit pasir sebagai toilet untuk buang air kecil dan air besar.

Semakin terpencil tempat seks, semakin sering digunakan dan semakin banyak sampah yang tertinggal di sana.

Pihak berwenang telah meninggalkan kantong sampah di beberapa area dan biasanya terisi penuh.

Akibat sampah yang berserakan, kadal raksasa Gran Canaria yang merupakan pemandangan populer di kepulauan Canary, telah mati setelah memakan kondom yang ditinggalkan oleh turis.

Ini disebutkan oleh Patrick Hesp, salah satu penulis laporan tersebut, dalam sebuah artikel untuk The Conversation.

Gran Canaria adalah tujuan wisata ramah untuk kaum gay.

Pengunjungnya beragam mulai dari turis AS, Inggris, dan Jerman. (Tempo.Co)

Baca juga: Protes Antikudeta Sudan, Lima Demonstran Tewas

Baca juga: Lapor Tiga Rekannya Curi Kendaraan Dinas, Aipda A Dimutasi

Baca juga: Kesibukan Kerap Menyita Waktu? Ini 4 Tips agar Selalu Dekat dengan Sahabat

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved