Breaking News:

Kriminal

Jaksa Tuntut Hukuman Mati 4 Penyelundup Sabu 73 Kg

Jaksa Penutut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa, Selasa (23/11/2021), menuntut empat terdakwa kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: DOK. KEJARI LANGSA
Jaksa Penutut Umum Kejaksaan Negeri Langsa, Selasa (23/11/2021) menuntut empat terdakwa kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu 73 kg lebih dan 35.850 butir pil ekstasi dengan hukuman mati. 

PROHABA.CO, LANGSA - Jaksa Penutut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa, Selasa (23/11/2021), menuntut empat terdakwa kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu 73 kg lebih dan 35.850 butir pil ekstasi dengan hukuman mati.

Kempat terdakwa adalah Abdullah alias Dulah, Muhammad Rizal alias Ijal alias Siwik, Mulyadi alias Adi, dan Gunawan Siregar alias Nawan.

Majelis hakim dalam persidangan ini diketuai Silviani Ningsih MH (Ketua Pengadilan Negeri Langsa), didampingi dua hakim anggota: Kurniawan MH dan Riswandi SH.

Kemudian, tim jaksa penuntut umum (JPU) terdiri atas Muhammad Faidul Aliim Romas SH, Harry Royon Poltak MH, dan Pujo Setio Wardoyo SH, (jaksa pada Kejaksaan Agung RI), serta Syahril  MH, Rustam Ependi SH, dan M Daud Siregar, MH (Jaksa pada Kejaksaan Negeri Langsa).

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan itu berlangsung secara virtual.

Baca juga: Tergiur Upah Antar Sabu Rp 100 Juta, Hamidi Divonis Hukuman Mati

Jaksa dan hakim bersidang dari kantor masing-masing, sedangkan empat terdakwa mengikuti jalannya persidangan dari LP Kelas II B Langsa

Dalam tuntutannya, jaksa menyebutkan bahwa terdakwa dalam perkara ini (Abdullah alias Dulah,  Muhammad Rizal alias Ijal alias Siwik, Mulyadi lias Adi, dan Gunawan Siregar alias Nawan) melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Disebutkan juga bahwa terhadap barang bukti narkotika jenis sabu-sabu yang disita itu telah dilakukan penimbangan/penghitungan.

Sesuai dengan berita acara penimbangan barang bukti tanggal 17 Maret 2021 tercatat 170 bungkus plastik teh Cina merek “Guayinwang” berisi kristal warna putih dengan berat ± 73.527,5 gram.

Dari jumlah tersebut kemudian disisihkan seberat 70 gram untuk dilakukan pengujian secara laboratories dan sisanya seberat 73.457,23 gram telah dilakukan pemusnahan sesuai dengan berita acara pemusnahan barang bukti pada 26 April 2021.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved