Breaking News:

Kriminal

Diburu 9 Bulan dalam Kasus Sabu, Warga Ulee Kareng Diringkus

Pria DE (34), pelaku kejahatan yang selama ini masuk daftar pencarian orang (DPO) pihak kepolisian akhirnya diringkus di rumahnya, ...

Editor: Muliadi Gani
FOR SERAMBINEWS.COM
DE, DPO kasus sabu-sabu yang ditangkap di rumahnya di Ulee Kareng, Banda Aceh pada Sabtu (27/11/2021) malam. 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Pria DE (34), pelaku kejahatan yang selama ini masuk daftar pencarian orang (DPO) pihak kepolisian akhirnya diringkus di rumahnya, di salah satu gampong dalam Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Sabtu (27/11/2021) malam.

Sebelum berhasil ditangkap, tersangka sempat jadi buronan selama sembilan bulan dalam kasus narkotika jenis sabu-sabu.

DE disebut-sebut sebagai penyuplai barang haram tersebut yang berhasil disita  oleh pihak kepolisian dari tersangka JFP (33) yang ditangkap pada Jumat (5/3/2021).

Tersangka DE yang diduga lihai dan mencium gelagat pelaku JFP telah ditangkap polisi, langsung kabur.

Praktis, sejak Maret 2021 lalu atau setelah JFT ditangkap, nama tersangka DE pun dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh.

DPO ini berdasarkan surat DPO/6/III/RES.4.2/2021/Satresnarkoba tanggal 5 Maret 2021 yang ditandatangani AKP Raja Aminuddin Harahap SSos.

Baca juga: Miliki 16 Bungkus Sabu, Warga Agara Diciduk Polisi

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK, melalui Kasat Narkoba, AKP Rustam Nawawi, SIK mengatakan, pelarian tersangka DE sejak Maret 2021 lalu sebagai buronan akhirnya dapat dihentikan.

Petugas yang terus mengintai keberadaan DE, akhirnya mendapati pria tersebut pulang ke rumahnya di Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

“DE melarikan diri setelah ditetapkan sebagai DPO terkait perkara penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu yang ikut melibatkan JFT (33), warga Ulee Kareng yang sudah duluan ditangkap pihak kepolisian pada Maret 2021,” ujar Kasat Narkoba, AKP Rustam, Senin (29/11/2021).

Ia menjelaskan, penangkapan DE yang diduga sebagai pemilik barang terlarang itu setelah pemeriksaan dilakukan terhadap JFP setelah ditangkap Maret lalu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved